JawaPos Radar | Iklan Jitu

Minta Jokowi Copot Kapolri Tito, Arteria Dahlan: Pak Amien Siapa Sih?

10 Oktober 2018, 14:14:52 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Kapolri Jendral Tito Karnavian.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Kapolri Jendral Tito Karnavian. (Desyinta Nuraini/ JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Permintaan politikus senior Amien Rais agar Kapolri Jenderal Tito Karnavian dicopot, ditanggapi pedas Anggota Komisi III DPR Arteria Dahlan. Dia mengaku prihatin, miris, bahkan kecewa dengan pernyataan tokoh Reformasi itu.

"Saya sangat menyesalkan serangan Amien terhadap kehormatan Tito Karnavian," ujar Arteria kepada JawaPos.com, Rabu (10/10).

Menurut dia, dengan berkata seperti itu, Amien tengah mempertontonkan arogansinya terhadap aparat penegak hukum dan mencoba untuk mengajak sebagian umat tergiring pada isu kriminalisasi dan privasi yang bernuansa SARA.

Politikus PAN Amien Rais
Politikus PAN Amien Rais (Dok. JawaPos.com)

"Beliau katanya tokoh, ya harus disiplin bersikap sebagaimana layaknya seorang tokoh, seorang panutan. Kalau dipanggil polisi ya hadir saja, nggak perlu bawa banyak orang, nggak perlu pakai orasi-orasi apalagi secara arogan meminta Pak Kapolri mundur, memangnya siapa dia?" tegasnya.

Dia menjelaskan, dalam bernegara, ada aturan dan norma yang harus masyarakat taati. "Nggak boleh seperti itu mempertontonkan arogansi, apalagi itu kan serangan langsung terhadap institusi penegak hukum yang sedang melaksanakan fungsinya dalam rangka penegakan hukum," sebut politikus PDIP itu.

Lagipula sepanjang pengetahuannya, Tito merupakan orang bersih. "Setidaknya relatif sangat bersih yang dimiliki jajaran polri dan punya rekam jejak yang baik," kata Arteria.

Di kepemimpinan Tito, reformasi dalam tubuh polri terlihat jelas dan terang benderang. Dia pun meminta Amien objektif dalam melihat isu yang dialamatlan kepada Tito.

"Tidak boleh menyatakan seperti itu, minta Pak Jokowi mengganti beliau, memangnya Pak Amien itu siapa sih? Janganlah merasa istimewa," ketus Arteria.

Dia menilai, kenyataannya Amien lah yang memiliki banyak catatan. "Jadi jangan jemawa merasa diri sempurna tanpa kesalahan. Bagi saya Tito clear, isu kasus Hariman silakan saja diangkat sepanjang ada bukti, kemarin kan sudah coba dihadirkan? Tapi toh tidak bisa dibuktikan," pungkas Arteria.

(dna/ce1/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up