JawaPos Radar | Iklan Jitu

Novel Baswedan: Saya Tagih Janji Zulhas!

10 Agustus 2018, 15:03:48 WIB | Editor: Kuswandi
Novel Baswedan
Novel Baswedan (ketiga dari kiri) usai acara penyambutan dirinya kembali bekerja, Jumat (27/7) (Intan Piliang/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan meyakini jika Prabowo-Sandi terpilih, maka pihaknya berjanji bisa menyelesaikan kasus penyiraman air keras yang dialami penyidik KPK Novel Baswedan dalam waktu tiga bulan. Menanggapi hal tersebut, Novel berharap, ucapan yang dilontarkan oleh Zulhas bukan hanya janji atau isapan jempol belaka. Melainkan harus ada bukti nyata yang bisa dilakukan.

"Di sini konteksnya bukan sekadar janji kepada saya. Tapi janji pihak politisi harus berpihak pada penegak hukum, peduli terhadap tindak korupsi, tidak hanya berpihak kepada saya," kata Novel di Jakarta, Jumat (10/8).

Novel menambahkan, meskipun kasusnya tak kunjung menemui titik terang, namun dia berharap agar semua kasus penyerangan yang menimpa pegawai KPK lain bisa diungkap semuanya.

Gedung KPK
Gedung KPK Merah Putih (Dery Ridwansyah/JawaPos.com)

"Setiap proses korupsi yang diserang sama mafia, konteks di sini bukan hanya janji untuk saya,” tuturnya.

Agar janji Zulhas tak sekadar isapan jempol semata, suami Rina Emilda itu akan menagih janji tersebut. Karena menurutnya, ucapan yang dilontarkan Zulhas menunjukkan adanya keberpihakan politisi terhadap penegakan hukum dan pemberantasan di Indonesia.

"Saya akan tagih janji itu," tukasnya.

Sebelumnya, koalisi penantang petahana akhirnya memilih Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sebagai calon presiden dan wakil presiden di Pilpres 2019. Partai Amanat Nasional (PAN) menjadi salah satu partai yang menyambut antusias pencalonan ini.

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan meyakini paslon yang didukungnya itu akan dapat menyatukan cita-cita bangsa. Antara lain, membawa penegakan hukum yang adil bagi seluruh rakyat Indonesia. Bahkan, mereka berjanji dapat menyelesaikan kasus Novel Baswedan dalam beberapa bulan saja.

"Tiga bulan kelar (kasus Novel). Sesuai dengan cita-cita Indonesia merdeka. Konstitusi tegas mengatakan negara bersumpah. Oleh karena itu, kalau kekayaan dibawa keluar berarti cita-cita kami sama dengan Pak Prabowo," kata Zulkifli di kediamannya, Jakarta, Jumat (10/8).

Tak hanya itu, Zulhas yakin paslon yang diusungnya itu memiliki cita-cita yang mulia dalam membangun bangsa. "Kita juga berdoa semoga diberi pertolongan sehingga cita-cita yang amat mulia. Mudah-mudahan itu bisa terwujud," pungkasnya.

(ce1/ipp/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up