alexametrics

Diprotes karena Bawa Senpi saat Tangkap Nia Ramadhani, Ini Kata Polisi

10 Juli 2021, 15:31:20 WIB

JawaPos.com – Petugas Direktorat Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat dikritik usai melakukan penangkapan terhadap Nia Ramadhani dan suaminya Ardi Bakrie. Kritik muncul dari pengacara kedua tersangka karena petugas membawa senjata api (senpi) saat penangkapan.

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Indrawienny Panjiyoga mengatakan, penangkapan dilakukan sesuai dengan prosedur yang berlaku. Semua tersangka kasus narkoba diperlakukan sama, tanpa pandang bulu.

“SOP itu tetap kami lakukan, itu saja. Itu berlaku buat semuanya dari tersangka manapun,” kata Panji kepada wartawan, Sabtu (10/7).

Baca juga: Nia Ramadhani Ditangkap oleh Polisi Bersenjata, Pengacara Protes

Adanya petugas bersenjata juga dipastikan sudah sesuai prosedur. Meski Nia dan Ardi merupakan publik figur, namun perlakuan yang didapat sama dengan tersangka lainnya.

“Pengawalan itu merupakan SOP dari kami dengan menggunakan senjata dan itu menunjukkan semuanya tidak ada perbedaan di mata hukum. Semuanya sama ya,” jelas Panji.

“Itu merupakan SOP dari kami selain melindungi petugas dari ancaman sekaligus melindungi tersangka dari ancaman luar,” tandasnya.

Sebelumnya, Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie ditangkap petugas kepolisian bidang narkoba Polres Jakarta Pusat di bawah pimpinan Kanit I Resnarkoba Polres Metro Jakarta Pusat AKP Jordanus. Dia dan tim mendapatkan informasi bahwa Nia Ramadhani diduga sering menyalahgunakan narkotika jenis sabu di rumahnya daerah Pondok Indah, Jakarta Selatan.

Dari informasi tersebut, petugas kemudian melakukan penyelidikan. Pada Rabu (7/7) petugas mengamankan Nia Ramadhani di rumahnya di Pondok Indah Jakarta Selatan pada pukul 15.00 WIB dengan barang bukti berupa narkoba jenis sabu dengan berat brutto 0,78 gram.

Sebelum mengamankan Nia Ramadhani, polisi lebih dahulu mengamankan drivernya berinisial ZN. Barang bukti tersebut ditemukan saat melakukan penggeledahan ZN. Sang driver menyatakan barang haram tersebut milik Nia Ramadhani.

Setelah itu, polisi kemudian melakukan penggeledahan di rumah Nia Ramadhani dan ditemukan barang bukti berupa satu set bong atau alat hisap. Pada malam harinya, Ardi Bakrie akhirnya datang sendiri ke Polres Jakarta Pusat setelah dihubungi oleh Nia Ramadhani. Kepada Ardi, polisi juga langsung melakukan penangkapan.

Ketiganya kini sudah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka dijerat dengan Pasal 127 (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Sesuai pasal tersebut, ancaman hukumannya yaitu penjara maksimal 4 tahun.

Editor : Edy Pramana

Reporter : Sabik Aji Taufan




Close Ads