alexametrics
Kasus Novel Baswedan

WP KPK Minta Presiden Bentuk TGPF jika Satgas Bentukan Polri Gagal

10 Juli 2019, 19:41:53 WIB

JawaPos.com – Ketua Wadah Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (WP KPK) Yudi Purnomo mengharapkan, hasil investigasi tim satuan tugas (Satgas) bentukan Kapolri Jenderal Tito Karnavian bisa mengungkap pelaku penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan. Investigasi yang dilakukan Tim Satgas bentukan Polri itu telah bekerja selama enam bulan.

“Kami minta hasilnya bisa pelakunya ketemu. Dan segera ditangkap dan diadili. Bukan hanya pelaku lapangannya, tapi juga pelaku sesungguhnya siapa yang menyuruh mereka,” kata Yudi di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (10/7).

Yudi menuturkan, jika hasil dari penyelidikan kasus Novel tak memberikan harapan, ia tak segan meminta agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk turun tangan. Yaitu, dengan membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) independen.

“Jika ternyata tim bentukan Polri ini tidak dapat menemukan pelakunya, ya kami meminta Presiden Jokowi mengambil alih. Tanggung jawab ini seperti yang sudah kami minta dari awal Novel disiram (air keras),” tegas Yudi.

Sebelumnya, anggota Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) kasus Novel Baswedan, Hendardi menyebutkan, pihaknya memiliki temuan menarik terkait investigasi kasus penyerangan terhadap penyidik KPK tersebut. Bahkan, dia mengklaim, temuan baru itu dipuji oleh Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian.

“Tadi, Pak Kapolri menyatakan bahwa ini ada progres yang baik, ada kemajuan, ada temuan-temuan baru di dalam investigasi kami,” ujar Hendardi saat konferensi pers usai menyerahkan laporan kepada Kapolri, di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (9/7).

Kendati demikian, baik pihak TGPF maupun Polri masih bungkam mengenai temuan baru maupun perkembangan investigasi itu.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Muhammad Ridwan



Close Ads