JawaPos Radar

Warga Mengira Mainan, Terduga Teroris Tak Simpan Rapi Senjatanya

10/07/2018, 00:05 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Warga Mengira Mainan, Terduga Teroris Tak Simpan Rapi Senjatanya
Rumah kontrakan terduga teroris di Sukamulia 7, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (9/7) malam. (Muhammad Ridwan/ JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror mengamankan sejumlah barang bukti dari rumah kontrakan terduga teroris di Sukamulya 7, Kemayoran, Jakarta Pusat. Barbuk yang diamankan meliputi mortir, puluhan anak panah, dan replika senjata api.

Namun warga sekitar mengira kalau sejumlah alat mematikan tersebut merupakan mainan. Sebab terduga teroris dan keluarganya tidak menyimpannya di tempat khusus.

"Banyak senjata gede-gede, nggak diumpetin. Curiganya kita cuma mainan anak," kata Siti, 33, kepada JawaPos.com di lokasi penggeledahan, Senin (9/7).

Siti yang kerap kali masuk ke rumah terduga teroris, tak menaruh prasangka buruk soal tetangganya itu. Pasalnya meski tidak banyak bergaul, mereka terlihat baik.

"Anak saya suka main ke rumahnya, saya juga suka masuk banyak senjata tergeletak di bawah. Pernah tanya, katanya mainan," ucap Siti.

Saat polisi melakukan penggeledahan sekitar pukul 17.00 WIB, kata Siti, warga sekitar tampak panik melihat banyaknya polisi berdatangan dengan bersenjata lengkap.

"Saya kaget sore-sore banyak polisi, ada Densus 88 bawa laras panjang, ada dari Polda Metro Jaya," ucapnya.

Kendati demikian, Siti merasa prihatin atas ditangkapnya pria terduga teroris tersebut, sebab mempunyai tanggungan istri dan dua orang anak yang masih kecil.

"Kasihan istrinya, punya anak kecil yang pertama 4 tahun, yang kedua baru lahir sekitar 40 hari," ujarnya.

Saat ini, polisi telah mengamankan pria yang diduga teroris. Namun, istri dan anaknya tidak ikut diamankan oleh jajaran Densus 88 Antiteror.

"Masih ada di rumah istri dan anaknya, tadi sempat ada kerabatnya datang," jelasnya.

(ce1/rdw/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up