JawaPos Radar

Pengamanan Jelang Asian Games 2018

Mabes Polri Akui Tangkap Terduga Teroris di Beberapa Tempat

10/07/2018, 16:20 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Mabes Polri Akui Tangkap Terduga Teroris di Beberapa Tempat
Ilustrasi Densus 88 menggerebek rumah terduga teroris. (Istimewa)
Share this image

JawaPos.com - Kepolisian Republik Indonesia tengah bergerak memburu para terduga teroris. Bukan hanya Densus 88 Antiteror, namun juga satuan lainnya dibantu oleh Tentara  Nasional Indonesia (TNI). 

"Semua bergerak, bukan hanya Densus. Densus itu tugasnya sangat spesifik khusus tapi yang bergerak seluruh kewilayahan satuan fungsi yang lain, intelijen, Bareskrim semua bergerak," kata Wakapolri Komjen Pol Syafruddin di Kompleks Mabes Polri, Jakarta,Selasa (10/7).

Buktinya, sejumlah terduga teroris pun diamankan belakangan waktu ini. Namun sayangnya, mereka tidak memberi informasi yang lengkap mengenai lokasi dan siapa yang diamankan tersebut. 

"Ada memang beberapa yang kita amankan di beberapa daerah. Tapi sekali lagi saya tidak akan sampaikan. Ada beberapa kelompok lama dan baru," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Pol Mohamad Iqbal saat ditemui di Istora Senayan, Jakarta. 

Kendati demikian kata dia, upaya paksa terhadap terduga teror itu dalam rangka pencegahan. "Upaya pencegahan itu karena represif untuk preventif," tegasnya. 

Dia pun meminta seluruh pihak terkait terlibat guna mempersempit ruang gerak teroris. "Memadamkan aliran yang melenceng dan lainnya," tutur Iqbal. 

Sementara itu, Iqbal mengatakan bahwa Polri menjamin keamanan di seluruh pelosok tanah air. "Apalagi kita akan menggelar event Asian Games bukan hanya perencanaan pengamanan di lokasi-lokasi tetatpi di seluruh Indonesia, kita lakukan upaya pencegahan," pungkasnya.

Sekadar informasi, pada Senin (9/7) Densus 88 menangkap AS, terduga teroris di Jalan Perumahan Prima Harapan Regency, Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi.  Terduga AS diamankan bersama istri dan 4 orang anaknya, dimana tiga diantaranya masih anak-anak dan satu lagi berjenis kelamin perempuan. Penangkapan dia diduga pengembangan bom Pasuruan.

Hari yang sama, Tim Densus 88 juga mengamankan seorang terduga teroris di kawasan Bendungan Hilir, Jakarta Pusat. Kemudian sekitar pukul 17.00 WIB, jajaran Densus 88 berkoordinasi dengan Kepolisian Sektor (Polsek) Kemayoran untuk melakukan penggeledahan.

Lalu sekitar pukul 21.00 WIB, seorang terduga teroris yang belum diketahui namanya juga diamankan petugas Densus 88 di depan pintu masuk Kompleks Deppen RI, Cimanggis, Depok.

(dna/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up