alexametrics

Tak Terima Ditetapkan Tersangka, Eggi Sudjana Layangkan Gugatan Praperadilan

10 Mei 2019, 12:22:45 WIB

JawaPos.com – Tersangka kasus dugaan makar Eggi Sudjana melayangkan gugatan praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Upaya hukum tersebut dilayangkan Eggi melalui tim kuasa hukumnya, Pitra Romadoni yang teregistrasi dengan Nomor: 51/Pid/Pra/2019/PNJKT.SEL.

“Hari ini kita telah resmi mendaftarkan gugatan praperadilan terhadap Polda Metro Jaya yang telah menetapkan klien kami Doktor Haji Eggi Sudjana sebagai tersangka atas dugaan makar atau ujaran kebencian, sebagaimana di maksud dalam laporan polisi saudara Supriyanto,” kata Pitra usai melayangkan gugatan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jumat (10/5).

Pitra menegaskan, bahwa politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu tidak pernah melakukan dugaan makar, ujaran kebencian maupun berita bohong. Dia mengklaim apa yang disampaikan Eggi soal people power adalah sebagai tim advokasi dari Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi.

Juru Kampanye Nasional Badan Pemenangan Nasional (Jurkamnas BPN) urut 02, Eggi Sudjana ditetapkan sebagai tersangka. (Muhammad Ridwan/ JawaPos.com)

“Itu dibuktikan dengan SK BPN sebagai advokasi yang ditanda tangani oleh Djoko Santoso, bahwasanya Eggi Sudjana ini seorang advokat,” tegas Pitra.

Sebagai tim kuasa hukum Eggi, Pitra mengaku sangat kecewa atas penetapan tersangka yang disematkan oleh Polda Metro Jaya. Bahkan laporan yang dilayangkan relawan Jokowi-Ma’ruf ke Bareskrim Polri bukan terkait pasal makar melainkan pasal 160 KUHP tentang menghasut atau penghasutan.

“Jadi konteksnya juga berbeda, kenapa sampai di Polda Metro Jaya dilimpahkan pasalnya berubah,” sesal Pitra.

Siap Hadapi Praperadilan

Polda Metro Jaya mengaku akan siap hadapi upaya hukum yang diajukan politikus Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut. “Itu hak mereka, Silakan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Jumat (10/5).
Argo menyebut Eggi memiliki hak untuk mengajukan prapradilan. Pihaknya bersedia membuktikan di pengadilan terkait penetapan status tersangka yang bergulir di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. “Nanti kita hadapi di pengadilan,” tegas Argo.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono. (Wildan Ibnu Walid for JawaPos.com)

Argo mengatakan dengan keterangan saksi-saksi dan bukti-bukti berupa video hingga berita-berita di media massa sudah cukup untuk meningkatkan status Eggi menjadi tersangka. Argo menuturkan, pada Rabu (8/5) penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya telah melakukan gelar perkara untuk menetapkan Eggi sebagai tersangka terkait pernyataan ‘people power‘.

“Setelah dilakukan gelar perkara, penyidik memaparkan keterangan saksi dan keterangan ahli dan barang bukti, gelar perkara tersebut menyimpulkan bahwa saksi terlapor Eggi Sudjana dinaikkan menjadi tersangka,” beber Argo.

Surat penetapan Eggi Sudjana sebagai tersangka. (Istimewa)

Oleh karena itu, Eggi Sudjana akan kembali diundang untuk diperiksa sebagai tersangka pada Senin (13/5) mendatang. Namun jika penetapan status tersangka dirasa janggal, maka Eggi berhak mengutarakan kejanggalannya melalui jalur hukum. “Kalau keberatan ada aturan mekanismenya, silakan,” tegas Argo.

Atas perbuatannya, Eggi Sudjana disangkakan melanggar Pasal 107 KUHP dan/atau Pasal 110 KUHP juncto Pasal 87 KUHP dan/atau Pasal 14 ayat 1 dan ayat 2 dan/atau Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Muhammad Ridwan



Close Ads