JawaPos Radar

Usai Menyerah, Napi Terorisme Mako Brimob Dipindah ke Nusakambangan

10/05/2018, 11:16 WIB | Editor: Fadhil Al Birra
mako brimob, napi terorisme rusuh
Pasukan Brimob saat menjaga napi terorisme di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Kamis (10/5). (Dery Ridwansyah/JawaPos.com))
Share this image

JawaPos.com - Operasi penanggulangan terorisme dan pembebasan sandera di Rumah Tahanan (Rutan) Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, resmi dinyatakan selesai. Dengan melakukan soft approach petugas berhasil melumpuhkan para narapidana terorisme (napiter).

Wakapolri Komjen Pol Syafruddin menuturkan, jumlah seluruh napiter di Mako Brimob sebanyak 156 orang, satu di antaranya tewas saat kerusuhan berlangsung. Kini sebanyak 155 napiter akan dipindahkan ke lapas Nusakambangan.

Mereka seluruhnya tengah dalam perjalanan menggunakan bus Brimob menuju Nusakambangan. "Sudah dipindahkan seluruhnya atas keputusan Menkumham dan Ditjenpas ke Nusakambangan. Sudah dalam proses perjalanan seluruhnya," terang Syafruddin saat konferensi pers di lokasi kejadian, Kamis (10/5).

mako brimob, napi terorisme rusuh
Grafis kerusuhan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. (Kokoh Praba/JawaPos.com)

Syafruddin menerangkan bahwa para napiter ini merupakan tahanan cabang Rutan Salemba. Sehingga secara kewenangan dibawahi oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).

"Tahanan ini tahanan rutan Salemba, bukan tahanan Brimob. Secara aturan Menkumham, ini bagian tahanan cabang kewenangannya di mereka," lanjut Syafruddin.

Sementara itu Syafruddin memastikan bahwa 155 napiter ini akan menjalani proses hukum dengan undang-undang yang berlaku. Namun jenderal bintang tiga itu belum menjelaskan lebih detail mengenai adanya pasal baru yang akan dijeratkan kepada mereka.

"Indonesia negara hukum semua berujung ke penegakan hukum. Semua pemberatan, peringanan ujungnya di pengadilan," pungkas Syafruddin.

(ce1/sat/JPC)

Alur Cerita Berita

Keluarga Beny Syamsu Gelar Pengajian 10/05/2018, 11:16 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up