JawaPos Radar

Terduga Korban Kerusuhan di Mako Brimob Diperiksa di IGD RS Polri

10/05/2018, 13:30 WIB | Editor: Estu Suryowati
Terduga Korban Kerusuhan di Mako Brimob Diperiksa di IGD RS Polri
Seseorang yang diduga korban kerusuhan Mako Brimob didorong menggunakan kursi roda, Kamis (10/5). (Desyinta Nuraini/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Seorang korban kerusuhan di rumah tahanan (Rutan) Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok sempat diperiksa di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Polri, Kamis (10/5) pagi. Sayangnya, tidak ada keterangan pasti identitas sosok tersebut.

Sekira pukul 09.50 WIB, petugas RS Polri yang bernama Sigit meminta para awak media untuk menjauh dari lokasi dekat ruang Rawat Inap Melati. Seluruh keluarga pasien yang berada di luar diminta untuk masuk ke dalam kamar masing-masing.

"Mohon keluarga pasien masuk ke kamar ya, area mau disterilkan," kata dia.

Garis polisi pun dipasang di area tersebut. Para awak media sempat bertanya alasan area tersebut disterilkan. Namun, pewarta tidak mendapat jawaban yang jelas.

Tak lama, tiba-tiba seseorang keluar dengan menggunakan kursi roda dan pengawalan yang cukup ketat. Beberapa dokter dan anggota Brimob bersenjata lengkap mengelilingi pria tersebut.

Tak bisa dilihat jelas, sosok pria yang memakai kursi roda itu. Sebab, wajahnya ditutupi dengan masker, begitu pun kepalanya yang tertutup nurse cap. Tubuh sampai kakinya pun ditutupi selimut tebal berwarna oranye.

Para petugas yang mendorong kursi roda tersebut berlari menghindari awak media dan menuju ruang IGD dengan cepatnya. Pintu ruangan tersebut langsung ditutup rapat dan dijaga diperketat.

Namun, sekitar sepuluh menit kemudian, pria tersebut dibawa kembali ke ruang rawatnya. Saat JawaPos.com berusaha bertanya kepada petugas terkait identitas sosok itu, tak ada yang bisa menjawabnya.

"Saya kurang tahu mbak. Saya cuma disuruh sterilisasi," kata Sigit.

Sekadar informasi, selama 36 jam, Polri berupaya untuk meredam situasi di dalam Rutan Cabang Salemba di Kompleks Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Salah seorang polisi bernama Bripka Irwan Sarjana sempat disandera namun akhirnya bisa dibebaskan Kamis (10/5) pagi. Dia pun langsung dibawa ke RS Polri.

Selain Iwan, delapan anggota juga sempat disandera. Tiga orang diantaranya berhasil lolos usai insiden yang pecah, pada Selasa (8/5). Mereka adalah Briptu Hadinata, Iptu Sulastri dan Brigadir Haris.

Sayangnya, lima anggota lainnya gugur dengan cara mengenaskan di tangan para narapidana terorisme itu. Mereka yang gugur antara lain Iptu Luar Biasa Anumerta Yudi Denny Siswanto, Aipda Luar Biasa Anumerta Denny Setiadi, dan Brigadir Luar Biasa Anumerta Fandy Setyo Nugroho.

Kemudian, Briptu Luar Biasa Anumerta Syukron Fadhli, dan Briptu Luar Biasa Anumerta Wahyu Catur Pamungkas.

(dna/JPC)

Alur Cerita Berita

Keluarga Beny Syamsu Gelar Pengajian 10/05/2018, 13:30 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up