JawaPos Radar

Napi Terorisme Mako Brimob Sudah Menyerahkan Diri, Begini Prosesnya

10/05/2018, 09:17 WIB | Editor: Fadhil Al Birra
rusuh mako brimob
Para narapidana kasus terorisme saat menyerahkan diri di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Kamis (10/5) pagi. (Istimewa/Polri)
Share this

JawaPos.com - Kondisi Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat pasca kerusuhan mulai membaik. Para narapidana kasus terorisme yang sebelumnya melakukan penyanderaan sejumlah anggota polri, telah menyerahkan diri.

Wakapolri Komjen Pol Syafruddin memastikan bahwa sekitar 90 persen dari 156 tahanan kasus terorisme menyerahkan diri berkat kerja keras personel Polri. "Sebagian, di sana masih proses, atau seluruh tahanan teroris di atas 90 persen telah menyerahkan diri. Berkat petugas yang mampu mengendalikan diri. Mudah-mudahan bisa seluruhnya. Tanpa ada korban, mudah-mudahan, ini masih berproses. Tunggu satu jam ke depan (semoga sisanya menyerahkan diri, Red)," terang Komjen Syafruddin sebagaimana diberitakan JPNN (Jawa Pos Group), Kamis (10/5).

Menurutnya, mereka yang sudah menyerahkan diri segera dipindahkan ke tempat lain. Syafruddin juga menyampaikan bahwa kejadian bukan di Rutan Mako Brimob, tapi rutan cabang Salemba yang berada di Kompleks Mako Brimob.

Napi Terorisme Mako Brimob Sudah Menyerahkan Diri, Begini Prosesnya
Grafis kerusuhan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. (Kokoh Praba/JawaPos.com)

Dengan telah menyerahnya lebih 90 persen napi kasus terorisme, maka operasi penanggulangan kasus penyanderaan di rutan Cabang Salemba di Mako Brimob sudah berakhir.

"Operasi berakhir pukul 7.15 sudah selesai. Terima kasih kepala seluruh jajaran polri karena menurut kami operasi sangat berhasil," ungkapnya.

Senada, Menkopolhukam Wiranto menerangkan, sebanyak 155 napi terorisme di rutan cabang Salemba di Mako Brimob telah menyerahkan diri. Semula jumlahnya 156 namun sudah tewas satu orang pada Rabu (9/5).

Sebanyak 145 napi menyerahkan diri setelah dilakukan proses pendekatan, sisanya 10 orang menyerah setelah dilakukan penyerbuan bersenjata.

"Mereka, 145 orang satu per satu menyerahkan diri. Sisanya, yang 10, belum mau. Setelah dilakukan penyerbuan, yang 10 ini akhirnya menyerahkan diri," ujar Wiranto dalam keterangan pers, Kamis (10/5) pagi.

(fab/jpg/ce1/JPC)

Alur Cerita Berita

Keluarga Beny Syamsu Gelar Pengajian 10/05/2018, 09:17 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up