alexametrics

DPR Nilai Bentrokan di Mako Brimob Hanya Aksi Spontanitas

10 Mei 2018, 12:15:06 WIB

JawaPos.com – Mako Brimob telah berhasil kembali dikuasai oleh aparat kepolisian, setelah lebih dari 30 jam para narapidana terorisme menguasainya. Para narapidana kasus terorisme itu kini telah menyerahkan diri.

Sebagian berhasil dilumpuhkan dan dibuat tidak berkutik oleh aparat kepolisian. Menyusul insiden bentrokan di Mako Brimob ini, anggota Komisi I DPR Bobby Adhityo Rizaldi meminta semua pihak untuk tidak berasumsi bahwa perusuh merupakan bagian dari kelompok tertentu ataupun berafiliasi dengan gerakan separatis.

“Saya rasa tidak perlu dikaitkan dengan jaringan teroris terorganisir. Ini adalah kejadian spontan,” ujar Bobby saat dihubungi, Kamis (10/5).

DPR Nilai Bentrokan di Mako Brimob Hanya Aksi Spontanitas
Personel kepolisian masih berjaga-jaga di sekitar tempat kejadian perkara yang sudah steril. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

Politikus Partai Golkar ini mengaku, setelah mencari akar permasalahan terjadinya insiden yang menewaskan enam orang itu. Dia pun berharap kejadian semacam ini tidak lagi terulang.

“Perlu‎ ditelaah juga oleh protokol keamanan di Mako Brimob yang harusnya memiliki keamanan berlapis,” katanya.

Bobby menyarankan, perlu adanya lapas khusus terorisme. Sebab, mereka bukanlah napi kriminal biasa. Tujuannya adalah untuk mengembalikan pola pikir mereka terhadap aktivitas terorisme.

“Karena lapas khusus harus diatur sebagai sarana pemulihan yang berbeda dengan napi kriminal biasa,” pungkasnya.

Sekadar informasi kerusuhan yang berujung penyanderaan polisi oleh para napi di Mako Brimob telah berakhir pada Kamis (10/5). Para narapidana pun bakal dipindahkan ke Lapas Nusakambangan. Sebanyak lima orang polisi pun meninggal dunia akibat bentrokan dengan para narapidana kasus terorisme tersebut.

Editor : Fersita Felicia Facette

Reporter : (ce1/gwn/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
DPR Nilai Bentrokan di Mako Brimob Hanya Aksi Spontanitas