JawaPos Radar

5 Anggota Polri Jadi Korban Teroris, Mereka 'Dieksekusi' dengan Keji

10/05/2018, 11:37 WIB | Editor: Ilham Safutra
5 Anggota Polri Jadi Korban Teroris, Mereka 'Dieksekusi' dengan Keji
Pasukan Brimob setelah proses penumpasan narapidana teroris (Dery Ridwansyah/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Dalam upaya penanganan kasus kerusuhan di rumah tahanan (rutan) Markas Komando (Mako) Brimob, Kelapa Dua, Depok, sejak Selasa (8/5) malam hingga Kamis (10/5) pagi, terdapat lima anggota pasukan khusus menjadi korban. Mereka dieksekusi dengan cara kejam oleh narapidana teroris. Setelah sebelumnya sempat disandera anggota kelompok radikal itu.

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen M Iqbal mengernyitkan dahi saat menjelaskan kondisi lima jenazah polisi yang jadi korban kerusuhan Rutan Mako Brimob. Dia menyebutkan, lima polisi itu ditewaskan dengan cara yang keji.

"Kebanyakan korban meninggal dengan luka gorok di bagian leher. Baik dari depan maupun dari belakang leher. Lukanya dalam," jelasnya kemarin (9/5).

5 Anggota Polri Jadi Korban Teroris, Mereka 'Dieksekusi' dengan Keji
Anggota Brimob saat berjaga di kawasan Mako Kelapa Dua, Depok. (Dery Ridwansyah/JawaPos.com)

Di antara lima polisi yang meninggal dunia, didapati luka tembak pada dua orang. Yaitu Bripda Syukron Fadhli dan Bripda Wahyu Catur Pamungkas. Pada tubuh keduanya juga ditemukan luka karena senjata tajam.

Luka karena senjata tajam ditemukan pada tubuh bagian atas hingga kaki. Kondisi itu memunculkan spekulasi bahwa lima polisi tersebut sengaja dieksekusi.

Saat ditanya tentang hal itu, Iqbal menyatakan masih menunggu penjelasan detail dari dokter Polri. "Yang pasti, dengan luka-luka semacam itu memang keji sekali," kecamnya. 

(idr/c9/ang)

Alur Cerita Berita

Keluarga Beny Syamsu Gelar Pengajian 10/05/2018, 11:37 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up