alexametrics
Temuan Benda Mencurigakan di Rumah Ketua KPK

Tukang Bubur Ikut Diperiksa Polisi Kasus Penemuan Fake Bom

10 Januari 2019, 15:40:31 WIB

JawaPos.com – Pengungkapan kasus penemuan benda menyerupai bom rakitan di rumah Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Rahardjo di Perum Graha Indah, Jatimekar, Bekasi, Rabu (9/1) terus dilakukan. Penyidik sudah memeriksa enam saksi yang mengetahui tas yang dicantolkan di pagar rumah ketua KPK.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Argo Yuwono mengatakan, sejumlah saksi yang menyaksikan saat kejadian temuan tas berisi benda mirip bom rakitan sudah dimintai keterangan oleh penyidik. Di antaranya salah seorang penjual bubur dekat lokasi rumah korban.

Menurutnya, penjual bubur itu mengaku melihat seorang yang datang ke rumah Ketua KPK RI sambil bertanya ke ketua RT setempat. Orang tersebut kata penjual bubur sempat menanyakan rumah Ketua KPK Agus Rahardjo.

“Ada saksi penjual bubur di sana yang kami tanyakan. Memang dia mengaku melihat ada orang datang ke tempat penjual bubur. Dia menanyakan rumah Pak RT, lalu tanya rumah Ketua KPK. Dan juga saksi-saksi lain yang sedang dilakukan penyelidikan dan penyidikan,” ujar Argo di Polda Metro Jaya, Kamis (10/1).

Kejadian yang bersamaan dengan pelemaran dua bom molotov di kediaman Wakil Ketua KPK, Laode M. Syarif tersebut, Argo belum bisa memastikan apakah rangkaian peristiwa itu dilakukan pelaku secara organisir atau tidak.

Kendati demikian, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan secara intensif untuk mengungkap kasus teror yang mengarah kepada kedua pimpinan KPK.

“Ini semuanya sedang kami lakuakan penyelidikan. Tunggu saja kerja tim yanh sudah dibentuk,” kata Argo.

Dia menambahkan, kepolisian sudah membentuk tim khusus untuk mengungkap kasus penyerangan rumah pimpinan KPK. Tim khusus itu dibentuk secara gabungan oleh Mabes Polri dan Polda Metro Jaya.

“Upaya pengungkapan seperti menanyakan saksi, memeriksa saksi, mencari barang bukti, barang bukti diperiksa oleh Labfor, masih dilakukan. Kemudian kami evaluasi dari para saksi dan ada dari bukti petunjuk seperti CCTV. Itu upaya yang sedang dilakukan,” terangnya.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Wildan Ibnu Walid


Close Ads
Tukang Bubur Ikut Diperiksa Polisi Kasus Penemuan Fake Bom