alexametrics

Amnesty International Kecam Teror Bom di Rumah Pimpinan KPK

10 Januari 2019, 13:05:22 WIB

JawaPos.com – Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid angkat bicara terkait pelemparan bom molotov ke rumah pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Menurutnya, hal tersebut merupakan teror terhadap pembela hak asasi manusia (HAM).

“Ini adalah bentuk nyata teror terhadap pembela hak asasi manusia di sektor antikorupsi. Tidak tanggung-tanggung serangan terjadi pada level pimpinan KPK,” ujar Usman melalui keterangan tertulisnya, Kamis (10/1).

Usman mengatakan mereka yang berprofesi sebagai petugas penegak hukum juga bisa disebut sebagai pembela HAM. Pasalnya, mereka ikut mendorong perlindungan HAM melalui pemberantasan korupsi.

Adapun praktik korupsi merupakan kejahatan yang bisa berakibat pada hilang atau berkurangnya kapasitas dan sumber daya negara, guna memenuhi hak-hak publik di bidang ekonomi, sosial dan budaya.

Dia menambahkan peristiwa teror terhadap pimpinan KPK, merupakan akibat dari belum terungkapnya kasus kekerasan yang dialami penyidik senior KPK Novel Baswedan.

Padahal, sudah satu tahun lebih waktu yang berlalu namun polisi belum dapat mengungkap pelaku dan motif di balik penyiraman air keras yang menimpa Novel.

“Ini menunjukkan adanya keberulangan akibat ketiadaan hukuman atau impunitas terhadap pelaku penyerangan,” tegasnya.

Dia pun meminta kepolisian segera mengungkap pelaku dan dalang terkait teror yang dialami oleh 2 pimpinan KPK tersebut.

“Pihak kepolisian harus segera mengungkap pelaku dan dalang di balik teror ini,” tukasnya.

Sekadar informasi, masuk minggu kedua ditahun 2019, kabar mengejutkan datang dari dua pimpinan KPK. Rumah Ketua KPK Agus Rahardjo yang berada di Bekasi diteror dengan ditemukannya tas berisi benda mirip bom pipa. Sedangkan di rumah Wakil Ketua KPK Laode M Syarif dilempar 2 bom molotov oleh orang tak dikenal.

Kejadian itu menyebabkan dinding bagian depan rumah Syarif berbekas hitam akibat asap. Polisi sendiri membentuk tim untuk menyelidiki teror bom di rumah kedua pimpinan KPK.

Editor : Imam Solehudin

Reporter : Intan Piliang


Close Ads
Amnesty International Kecam Teror Bom di Rumah Pimpinan KPK