alexametrics

Pembunuhan Berencana dan Langgar HAM, KKB Harus Diberantas

9 Desember 2018, 13:20:11 WIB

JawaPos.com – Sejumlah pihak sepakat bahwa insiden pembunuhan terhadap puluhan pekerja proyek jembatan di Distrik Yigi, Nduga, Papua, sepekan lalu adalah peristiwa keji. Bahkan, kejadian tersebut dinilai sudah direncanakan.

“Jadi, pembunuhan yang dilakukan oleh Kelompok Bersenjata OPM adalah pembunuhan berencana,” tegas Anggota Komisi I DPR Mayjen TNI (Purn) Supiadin Aries Saputra kepada JawaPos.com, Minggu (9/12).

Lebih lanjut, dia mengatakan, peristiwa pembunuhan PT Istaka Karya di Nduga itu jelas melanggar HAM. “Mengapa melanggar HAM?
Karena pembunuhan tersebut dilakukan oleh Pemberontak Bersenjata OPM sebagai organisasi kombatan yang terorganisasi,” ujarnya.

Oleh karenanya, Supiadin menuturkan, pemberantasan aksi pemberontakan bersenjata OPM ini harus ditindak secara tegas, terarah, dan terukur guna menghindari pelanggaran HAM lebih lanjut.

“Pelanggaran HAM bisa dicegah dengan melakukan operasi yang tegas, terarah, dan terukur,” sebut mantan Panglima Kodam Iskandar Muda itu.

Soal usulan agar para pembunuh yang makukan serangan di Distrik tidak dihukum mati, Supiadin menilai itu menjadi kewenangan hakim. “Persoalan dihukum mati atau tidak, itu menjadi hak kewenangan hakim pengadilan dalam proses pengadilan,” dia memungkasi.

Editor : Fersita Felicia Facette

Reporter : (dna/ce1/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads
Pembunuhan Berencana dan Langgar HAM, KKB Harus Diberantas