alexametrics

KSP Minta Kapolri Buka Lagi Kasus Pemerkosaan 3 Anak di Luwu Timur

9 Oktober 2021, 13:01:20 WIB

JawaPos.com – Kantor Staf Presiden (KSP) menyampaikan keprihatinan mendalam atas kasus viral dugaan pemerkosaan terhadap tiga anak di bawah umur oleh ayah kandungnya di Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Deputi V Kantor Staf Presiden, Jaleswari Pramodhawardani mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pernah mengungkapkan bahwa kasus kekerasan terhadap anak untuk bisa ditindaklajuti secepat-sepatnya. Presiden juga menginginkan agar pelaku kekerasan terhadap anak diberikan hukuman yang membuatnya jera.

“Pemerkosaan dan kekerasan seksual terhadap anak adalah tindakan yang sangat serius dan keji. Tindakan tersebut tidak bisa diterima oleh akal budi dan nurani kemanusiaan kita. Terlebih lagi bila yang melakukan adalah ayah kandungnya. Oleh karena itu pelakunya harus dihukum berat,” ujar Jaleswari kepada wartawan, Sabtu (9/10).

Aktivis perempuan ini menuturkan, walau masih anak-anak, namun suara korban harus didengarkan dan diperhatikan dengan seksama. Termasuk juga suara ibu para korban.

“Bayangkan saja mereka adalah anak-anak kita sendiri,” katanya.

Oleh karena itu, Jaleswari mengatakan kalau memang ditemukan adanya kejanggalan dan kesalahan dalam proses penyelidikan, maka Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo bisa memerintahkan agar kasus tersebut dibuka kembali. Apalagi LBH Makassar sudah menyampaikan bukti-bukti baru.

“Seperti bukti baru sebagaimana disampaikan oleh ibu korban dan LBH Makassar, maka kami berharap Kapolri bisa memerintahkan jajarannya untuk membuka kembali kasus tersebut,” ungkapnya.

Editor : Edy Pramana

Reporter : Gunawan Wibisono

Saksikan video menarik berikut ini:

Close Ads