alexametrics

Berada di Lokasi Penganiayaan Ninoy, Novel Bakal Diperiksa Polisi

9 Oktober 2019, 18:10:46 WIB

JawaPos.com – Penyidik Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya akan memeriksa Juru Bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212, Novel Bamukmin terkait kasus penganiayaan terhadap pegiat media sosial, Ninoy Karundeng. Rencananya, Novel akan diperiksa di Mapolda Metro Jaya, Kamis (9/10).

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan Novel diperiksa karena ada di lokasi Ninoy diculik dan dianiaya. Lokasi yang dimaksud adalah Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al-Falah Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat. “Yang bersangkutan (Novel Bamukmin) ada di lokasi (penganiayaan),” ujar Argo, Rabu (9/10).

Novel sendiri akan diperiksa sebagai saksi dalam kasus ini. Rencananya Novel diperiksa polisi, Kamis (10/10). Surat panggilan terhadap Novel ini berdasarkan nomor: S Pgl/9902 /X/RES.1 atas pelapor bernama Ninoy N. Karundeng dengan surat Laporan Polisi Nomor : LP/6280/X/2019/PMJ/Dit Reskrimum 01 Oktober 2019. “Ya benar, nanti Bapak Novel akan dimintai keterangan, agenda (pemanggilan) besok,” ujarnya.

Ketika dikonfirmasi, Novel sendiri membenarkan soal panggilan ini. Dia mengaku akan memenuhi panggilan itu. Novel menyebut akan melakukan klarifikasi dalam panggilan. “Benar saya dipanggil pemeriksaan Kamis jam 14.00 WIB. Insya Allah saya hadir guna memberikan pelurusan berita yang simpang siur selama ini,” kata dia saat dikonfirmasi wartawan, Senin 7 Oktober 2019.

Sebelumnya, Penyidik Polda Metro Jaya terus menambah tersangka penganiayaan terhadap relawan Joko Widodo (Jokowi), Ninoy Karundeng. Sampai dengan hari ini, total sudah 13 orang yang dinaikan status hukumnya. Mereka diduga terlibat dalam proses intimidasi yang dialami Ninoy. “Ya betul total semua tersangka sudah 13,” kata Kombes Pol Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Selasa (8/10).

Jumlah bertambah setelah adanya penetapan 2 tersangka baru. Yakni Sekjen PA 212 Bernard Abdul Jabbar dan pelaku berinsial F alias Fery. Sebelum mereka ditetapkan, total tersangka baru 11 orang.

Kasus ini bermula saat sebuah video pegiat media sosial, Ninoy Karundeng dengan wajah babak belur tersebar luas di media sosial. Dalam video itu, Ninoy diduga sedang diinterogasi oleh sejumlah pria pada sebuah ruangan. Dengan adanya video ini, aparat kepolisian langsung turun untuk mendalami kasus tersebut.

Pada video tersebut terdengar jelas percakapan Ninoy dengan seorang pria yang sedang menanyakan beberapa hal kepada Ninoy. Pria itu bertanya terkait kegiatan Ninoy yang diduga datang saat aksi unjuk rasa. “Jawab baik-baik ya, yang suruh kamu datang ke sini itu siapa? Kerasin suaranya,” tanya pria tersebut dikutip dari video yang beredar itu.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Sabik Aji Taufan



Close Ads