alexametrics

MK Mulai Sidangkan PHPU Pileg 2019

9 Juli 2019, 09:46:05 WIB

JawaPos.com – Mahkamah Konstitusi (MK) mulai menggelar perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Pileg 2019. Pada sidang perdana, majelis hakim konstitusi akan menggelar pemeriksaan pendahuluan. Setidaknya, terdapat 260 perkara gugatan dari peserta Pileg 2019 yang akan disidangkan.

“MK sudah siap menggelar sidang perdana dengan agenda pemeriksaan pendahuluan terhadap 260 perkara sengketa hasil Pileg tahun 2019 mulai Selasa hingga Jumat mendatang,” kata Fajar di Gedung MK, Selasa (9/7).

Fajar memastikan, seluruh persiapan untuk sidang perdana sudah pada tahap akhir. MK juga telah berkoordinasi dengan Kepolisian untuk mengamankan sidang. Petugas Kepolisian baik dari Brimob dan Polda Metro Jaya akan siaga sepanjang proses persidangan digelar.

“Perkara akan diperiksa MK berbasis provinsi oleh tiga panel hakim konstitusi yang masing-masing terdiri atas 3 orang hakim konstitusi,” ungkap Fajar.

Agenda sidang perdana ialah memeriksa kelengkapan dan kejelasan permohonan. Pemohon akan menyampaikan pokok-pokok permohonan di hadapan majelis hakim yang juga dihadiri oleh termohon, pihak terkait, dan Bawaslu. MK juga sudah menyiapkan Ruang Sidang Pleno Lantai 2 dan dua Ruang Sidang Panel Lantai 4 Gedung MK.

Sementara itu, KPU RI menyampaikan, pihaknya telah menyerahkan jawaban gugatan hasil pemilu legislatif (pileg) ke Mahkamah Konstitusi (MK) pada Jumat (5/7) pekan lalu. Komisioner KPU Hasyim Asy’ari dan Wahyu Setiawan memastikan KPU siap menghadapi sidang sengketa Pileg.

“Prinsipnya KPU RI beserta KPU provinsi dan kabupaten/kota dengan dukungan tim lawyer siap untuk mengikuti PHPU di MK. Tentu KPU dalam posisi berupaya untuk mempertahankan hasil pemilu yangg sudah ditetapkan di setiap tingkatan,” kata Wahyu di Gedung MK RI, Jumat (5/7).

Menurutnya, KPU akan membawa ratusan kotak alat bukti berupa dokumen-dokumen kepemiluan. Dokumen tersebut berasal dari KPU Daerah.

“Yang dibawa dokumen yang mendukung semua yg disengketakan, mungkin ratusan kotak lah ya, kita sih tadi menghitung sekitar hampir 100, tapi tidak menutup kemungkinan akan bertambah terus,” tukasnya.

Editor : Kuswandi

Reporter : Muhammad Ridwan



Close Ads