alexametrics

Ratna Sarumpaet Berharap Dokter Kejiwaan Ringankan Dakwaannya

9 Mei 2019, 08:46:35 WIB

JawaPos.com – Sidang lanjutan dengan terdakwa kasus berita bohong atau hoaks Ratna Sarumpaet akan kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (9/5). Kali ini, saksi fakta yaitu dokter kejiwaan akan dihadirkan dalam sidang tersebut.

Ratna Sarumpaet pun terlihat sudah datang sejak pukul 08.30 WIB. Dia berharap saksi dapat meringankan dakwaannya. “Harapan meringankan ya. Ya dokter Pidi,” tutur Ratna Sarumpaet.

Dia mengatakana saksi fakta ini bisa meringankan dakwaannya. Tak hanya itu, ada seorang saksi lagi yang akan dihadirkan. “Prof.Muzakir ya. Yang akan datang saya rasa tinggal terdakwa ya,” pungkasnya.

Sementara itu,  kuasa hukum Ratna, Insank Nasruddin mengatakan dokter kejiwaan tersebut akan menjadi saksi fakta yang meringankan untuk Ratna. Selain dokter kejiwaan, Ratna juga akan menghadirkan dua saksi ahli yaitu ahli pidana dan ITE.

“Satu saksi fakta dan dua ahli jadi tiga orang semua. Iya (dokter kejiwaan dihadirkan),” ujar Insank Nasruddin.

Sidang Lanjutan Ratna Sarumpaet. (Salman Toyibi/ Jawa Pos)

Saat ditanya alasan menghadirkan dokter kejiwaan itu, Insank mengatakan jika dokter kejiwaan tersebut pernah menjadi salah satu orang yang diperiksa oleh polisi. “Kami hadirkan sebab sudah pernah di BAP,” tuturnya.

Namun Insank enggan menyebutkan identitas untuk ketiga saksi tersebut. Dia mengatakan identitas akan disebutkan saat sidang.

Ratna didakwa dalam kasus berita bohong. Dia didakwa dengan Pasal 14 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Hukum Pidana karena dianggap telah menyebarkan berita bohong untuk membuat keonaran.

Selain itu, Ratna juga didakwa dengan Pasal 28 ayat 2 juncto pasal 45A ayat 2 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) karena dinilai telah menyebarkan informasi untuk menimbulkan kebencian atas dasar Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan (SARA).

Editor : Bintang Pradewo



Close Ads