alexametrics

Polisi Hanya Jadikan Vanessa Angel Tahanan Kota, Ini Alasannya

9 April 2020, 13:46:17 WIB

JawaPos.com – Artis Vanessa Angel telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penyalahgunaan narkoba. Kendati demikian, bintang FTV itu diputuskan tidak ditahan di balik jeruji besi.

Kasat Narkoba Polda Metro Jaya, Kompol Ronaldo Maradona Siregar mengatakan, penyidik memutuskan menjadikan Vanessa sebagai tahanan kota. Dia hanya diharuskan wajib lapor secara rutin.

“Tadi sudah diterbitkan surat perintah penahanan tapi jenis penahananya penahanan kota, yang bersangkutan wajib lapor dan nggak boleh keluar dari Jakarta,” kata Ronaldo di Polres Metro Jakarta Barat, Kamis (9/4).

Dia menjelaskan, keputusan ini diambil atas berbagai pertimbangan. Salah satu yang paling mendasar yakni kondisi tersangka yang sedang hamil 6 bulan. Selain itu, pertimbangkan pandemi Covid-19.

“Kita lihat perkembangan situasi saat ini kita mengahadapi wabah Covid-19 dan ada arahan yang diberikan terkait penahanan. Jadi untuk sementara kami nggak bisa memasukan tahanan kami ke Rutan Pondok Bambu yang biasa untuk rutan wanita,” ucap Ronaldo.

Selain itu, Ronaldo mengatakan bahwa Polres Metro Jakarta Barat pun tak memiliki rumah tahanan khusus perempuan. “Pertimbangan berikutnya yang bersangkutan sedang hamil memasuki 6 bulan, tapi hukum harus ditegakkan,” pungkas Ronaldo.

Akibat perbuatannya, Vanessa dijerat Pasal 62 Undang-undang Nomor 5 Tahun 1997 tentang psikotropika. Dia terancam pidana penjara 5 tahun.

Sebelumnya, Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat resmi menetapkan artis Vanessa Angel sebagai tersangka kasus dugaan penyalahgunaan narkoba. Penetapan ini dilakukan usai Vanessa dijemput polisi dari kediamannya pada Rabu (8/4).

“Iya benar (Vanessa ditetapkan tersangka),” kata Kanit 2 Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKP Maulana Mukarom saat dikonfirmasi, Kamis (9/4).

Vanessa ditangkap bersama suaminya Febri Ardiansyah alias Bibi, 30, dan satu orang lainnya berinisial CL, 23. Ketiganya diamankan di wilayah Kembangan, Jakarta Barat, pada Senin (16/3) malam.

Editor : Banu Adikara

Reporter : Sabik Aji Taufan



Close Ads