alexametrics

2 Pimpinan jadi Sasaran Teror, ILR Duga Ada Kaitannya dengan Kerja KPK

9 Januari 2019, 14:00:23 WIB

JawaPos.com – Kabar mengejutkan datang dari dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dua pimpinan, yaitu Agus Rahardjo dan Laode M Syarif diduga diteror bom di kediaman masing-masing pada hari ini Rabu (9/1).

Teror terhadap pihak pemberantasan korupsi bukan kali perdana terjadi, melainkan sering terjadi. Salah satunya, yang sampai detik ini belum menemui titik terang yaitu kasus yang menimpa penyidik senior Novel Baswedan.

Menanggapi hal tersebut, peneliti Indonesian Legal Rountable (ILR), Erwin Natosmal Oemar meminta polisi segera mengungkap kasus teror yang menimpa para pemberantas korupsi, termasuk kasus Novel.

“Membuka dan menyelesaikan semua kasus teror terhadap personel KPK, termasuk Novel Baswedan. Karena jika tidak dibuka dan diselesaikan akan terus menerus berulang,” ucap Erwin saat dikonfirmasi, Rabu (9/1).

Dia pun meminta keseriusan polisi agar membuka kasus teror dengan terang benderang, jika tak ingin kejadian seperti ini terulang kembali. “Yang jelas ini bukan kasus pertama. Sebelumnya sejumlah penyidik KPK juga diteror, namun sampai sejauh ini belum ada upaya serius mengungkap kasus semacam ini,” jelasnya.

Erwin menambahkan, jika pihak polisi tak ingin mengungkap kasus teror ini, maka dikhawatirkan akan mempengaruhi kerja pihak tertentu dalam pemberantasan korupsi.

“Karena dua orang itu simbol dari pucuk lembaga pemberantasan korupsi. Menurut saya, tidak mungkin tidak ada hubungannya dengan kerja KPK,” pungkasnya.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Intan Piliang

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads
2 Pimpinan jadi Sasaran Teror, ILR Duga Ada Kaitannya dengan Kerja KPK