alexametrics

Sudah Dipecat, Eks Satgas KPK Dipolisikan Gara-gara Curi 1,9 Kg Emas

8 April 2021, 14:00:58 WIB

JawaPos.com – Ketua Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK) Tumpak Hatorangan Pangbean telah memecat karyawan KPK berinisial IGA karena terbukti mencuri emas 1,9 kg dari barang bukti kasus korupsi. Setelah dipecat, IGA juga telah dipolisikan untuk diproses secara hukum pidana.

“Telah dilaporkan ke pihak Polres Jakarta Selatan dan yang bersangkutan pun sudah diperiksa oleh penyidik polres beserta saksi dari sini,” kata Tumpak di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (8/4).

Tumpak menuturkan, sidang kode etik yang berujung pemecatan IGA tidak semata-mata menghapuskan kasus pidana yang terjadi. Sehingga, KPK melaporkan IGA ke Polres Metro Jakarta Selatan.

“Karena ini sudah pidana, maka disampaikan ke Kepolisian dan karena ini merupakan pelanggaran etik maka disidangkan tadi putusannya oleh dewas etik jadi kami tidak campur soal pidana,” kata Tumpak.

Sebelumnya, KPK menemukan karyawannya berinisial IGA melakukan pencurian barang bukti kasus korupsi yang menjerat mantan pejabat Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Yaya Purnomo. Tak tanggung-tanggung, benda yang dicuri berupa emas seberat 1.900 gram atau 1,9 kg.

Ketua Dewan Pengawas KPK Tumpak Hatorangan Panggabean mengatakan, institusi telah mengambil langkah tegas atas kasus ini. IGAS langsung dikenakan pemecatan atas pencurian ini.

“Majelis memutuskan bahwa yang bersangkutan perlu dijatuhi hukuman, berat yaitu memberhentikan dengan tidak hormat,” ujar Tumpak di Gedung ACLC KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (8/4).

Tumpak mengatakan, pemecataan ini dilakukan usai KPK menggelar sidang kode etik terhadap IGA. Hasilnya, pelaku yang menjabat sebagai Satgas di KPK ini terbukti melakukan pencurian barang bukti kasus korupsi.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Sabik Aji Taufan




Close Ads