alexametrics

Soal Benda Mencurigakan di Depok, Polisi Belum Mau Periksa Munarman

8 April 2021, 14:09:10 WIB

JawaPos.com – Polres Metro Kota Depok, Jawa Barat masih menyelidiki penemuan benda mencurigakan bertuliskan ‘FPI Munarman’. Sejauh ini penyidik sudah memeriksa 4 saksi di sekitar lokasi penemuan.

Kapolres Metro Kota Depok, Kombes Pol Imran Edwin Siregar mengatakan, pihaknya belum berencana memanggil eks pentolan FPI Munarman untuk kasus ini. Meskipun namanya tercantum dalam benda mencurigakan itu, namun belum tentu Munarman mengetahui tentang kasus tersebut.

“Kayaknya belum sampai ke sana (memeriksa Munarman), bisa saja ditulis siapa saja, tapi belum tentu yang bersangkutan langsung ditulis ada kaitannya dengan benda tersebut,” kata Imran kepada wartawan, Kamis (8/4).

Imran tak menampik jika proses penyelidikin kasus ini menemui kendala. Sebab, tidak ada CCTV maupun saksi mata di lokasi kejadian yang melihat pembawa benda mencurigakan tersebut.

Meski begitu, Imran mengimbau kepada masyarakat khususnya warga Limo, Depok untuk tidak panik atas penemuan benda mencurigakan ini. Kepolisian akan bekerja maksimal untuk menjamin keamanan dan keselamatan warga.

“Imbauan kami dari Polres Metro Depok agar masyarakat tetap tenang, tidak panik menjalankan kegiatan seperti biasa biarkan keamanan ini kita tangani sebagaimana mestinya,” pungkasnya.

Sebelumnya, benda mencurigakan menggegerkan warga di Jalan Grogol, Limo, Depok, Jawa Barat, pada Minggu (4/4) malam. Dalam foto yang beredar, benda tersebut berbentuk persegi panjang dengan bungkus plastik putih.

Benda itu diikat dengan tali warna hitam. Hal yang sangat menonjol yakni terdapat tulisan ‘FPI Munarman’ di bungkus benda mencurigakan itu.

Kapolres Metro Depok Kombes Pol Imran Edwin Siregar membenarkan adanya temuan benda mencurigakan itu. Benda itu pertama kali ditemukan oleh seorang pemilik warung. Benda itu diletakan di dekat tempatnya berjualan.

“Pada pukul 8 malam lewat ditemukan barang mencurigakan persis di belakang warung. Kemudian pemilik warung sempat memindahkan barang tersebut kira-kira 5 meter ke belakang warung, kemudian melapor ke Polsek,” kata Imran kepada wartawan, Senin (5/4).

Setelah mendapat laporan itu, polisi langsung mengerahkan TimbGegana Polri untuk melakukan pengecekan. Benda itu diketahui terbungkus oleh kaleng lalu dibalut kertas.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Sabik Aji Taufan




Close Ads