JawaPos Radar | Iklan Jitu

Haris: Jokowi Gak Usah ke Mana-mana, Baca Nawacita Bab Hukum dan HAM

08 Maret 2019, 14:53:38 WIB
Haris Azhar
Direktur Lokataru Foundation, Haris Azhar di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (5/3). (Ridwan/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Direktur Lokataru Foundation Haris Azhar menilai masih banyak pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan Presiden Joko Widodo di akhir pemerintahannya. Khususnya terkait kasus pelanggaran hak asasi manusia (HAM).

Menurut Haris, pada masa awal pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla berjanji akan menyelesaikan persoalan HAM yang tertuang di dalam Nawacita.

"Ya ada, dia enggak usah ke mana-mana, mending dia bertapa dalam ruangannya di Istana, suruh baca Nawacita bab soal HAM," kata Haris
saat dikonfirmasi, Jumat (8/3).

Dijelaskan Haris, dalam janji Nawacita yang dicanangkan Jokowi-JK, terdapat 17 program prioritas permasalahan HAM. Namun belum banyak yang terealisasi. Salah satu contohnya teror terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan.

Haris menilai, Jokowi belum mampu menyelesaikan persoalan HAM dalam masa empat tahun kepemimpinannya. Justru dinilainya menimbulkan
persoalan baru.

Oleh karena itu, aktivis HAM ini meminta Jokowi untuk dapat menelisik kembali janji Nawacita terkait soal pelanggaran HAM.

"Protokoler Istana tolong agendakan agar presiden punya waktu 3 jam baca Nawacita. Supaya dia tahu, dia bisa mempertanggungjawabkan
rasa malunya ke masyarakat soal hukum dan HAM," pungkas Haris.

Editor           : Imam Solehudin
Reporter      : Muhammad Ridwan
Copy Editor : Fersita Felicia Facette

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini