alexametrics

Bupati Bengkalis, Riau Mangkir Panggilan Pemeriksaan KPK

8 Februari 2019, 00:05:03 WIB

JawaPos.com – Komisi Pemberantasan Korupsi batal memeriksa dua saksi terkait kasus proyek peningkatan Jalan Batu Panjang – Pangkalan Nyirih di Kab.Bengkalis Prov.Riau TA 2013-2015.  Batalnya pemeriksaan karena kedua saksi mangkir tanpa alasan.

Juru bicara KPK Febri Diansyah menuturkan dua saksi itu ialah Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis Periode 2009-2014 Firzal Fudhoil dan Bupati Bengkalis Amril Mukminin.

“Belum diperoleh alasan ketidakhadiran kedua saksi,” tukas Febri di gedung merah putih KPK, Kuningan Persada Jakarta Selatan, Kamis (7/2).

Padahal rencananya menrutu Febri, kedua saksi rencananya akan diperiksa untuk saksi Hobby Siregar. Bahkan, sebelum pemeriksaan ini tim KPK juga telah mengajukan surat ke Ditjen Imigrasi Kemenkum HAM. Pelarangan ke luar negeri selama 6 bulan ke depan terhitung 13 September 2018 terhadap Amril.

Pemanggilan terhadap Bupati disinyalir, penyidik akan menggali proses pembahasan anggaran di DPRD maupun konfirmasi mengenai asal usul uang Rp 1,9 miliar yang ditemukan di kediaman (rumah) Bupati.

Sejauh ini, KPK telah menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus ini. Dua tersangka tersebut yakni, Sekda Dumai, M. Nasir dan Dirut PT Mawatindo Road Construction, Hobby Siregar.

Keduanya diduga melakukan tindak pidana suap pembangunan peningkatan jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih, Kabupaten Bengkalis, tahun anggaran 2013-2015. Dari perbuatannya tersebut, keduanya ditaksir merugikan negara hingga Rp 495 miliar.

Atas perbuatannya, kedua tersangka melanggar Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Editor : Kuswandi

Reporter : Intan Piliang

Bupati Bengkalis, Riau Mangkir Panggilan Pemeriksaan KPK