alexametrics

Komnas Perempuan: Novia Terjebak Siklus Kekerasan

7 Desember 2021, 17:16:19 WIB

Saat menghadapi kehamilan yang tidak diinginkan, pelaku yang merupakan anggota kepolisian memaksa untuk menggugurkannya. Meskipun NWR berkali-kali menolak. Pemaksaan aborsi dilakukan dengan beberapa cara. Mulai memaksa meminum pil KB, obat-obatan, hingga jamu-jamuan. ”Bahkan pemaksaan hubungan seksual di tempat-tempat tidak wajar dengan beranggapan akan dapat menggugurkan janin,” ungkapnya.

Kali kedua upaya aborsi juga dilakukan tak kalah keji. Yakni dengan memasukkan obat ke organ kelamin hingga korban mengalami pendarahan, trombosit berkurang, dan jatuh sakit. Dalam keterangan korban, lanjut Ami, pemaksaan aborsi juga didukung keluarga pelaku. Korban pernah meminta untuk dinikahi pada Agustus 2021, tapi ditolak keluarga RB dengan alasan masih ada kakak perempuan yang belum menikah dan alasan karier.

Kondisi itu membuat korban merasa tidak berdaya, dicampakkan, dan muncul niat menyakiti diri sendiri.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : mia/lum/edi/c9/fal

Saksikan video menarik berikut ini: