alexametrics

Tolak SE Hate Speech, Dewan Pers Segera Surati Kapolri

7 November 2015, 17:18:00 WIB

JawaPos.Com – Dewan Pers ternyata bersikap kontra terhadap surat edaran (SE) Kapolri Nomor SE/6/X/2015 tentang Penanganan Ujaran Kebencian (hate speech). Pasalnya, SE yang ditandatangani oleh Kapolri Badrodin Haiti pada tanggal 8 Oktober 2015 itu dikhawatirkan bakal mengekang kebebasan pers.

Menurut anggota Dewan Pers Jimmy Silalahi, di dalam SE itu terdapat poin yang mencantumkan media massa. "Kalau itu dijalankan, mudah-mudahan tidak masuk ke dalam lingkup media massa," ujarnya saat  dikonfirmasi di Serang, Banten, Sabtu (7/11).

Mantan jurnalis ini juga mengatakan, Dewan Pers dalam waktu akan sesegera mungkin akan menyurati Kapolri. Tujuannya untuk menunda pemberlakuan SE itu dan menghilangkan poin yang berlaku kepada media massa.

"Media massa adalah ujung tombak menyampaikan informasi kepada masyarakat," sambung Jimmy.

Dengan masuknya media massa di dalam SE Kapolri, lanjutnya, maka hal itu perlu menjadi kekhawatiran seluruh insan pers di tanah air. "Apa kita mau balik lagi ke zaman orde baru? Jangan, sayang," ucapnya lagi.
 
Ia menambahkan, diperlukan ahli hanya untuk untuk memastikan kata-kata memang tergolong menebar kebencian. "Jika hanya sebatas kata, sebelumnya Polri sudah banyak memiliki produk hukum yang mengaturnya," tambahnya.(elf/JPG)

Editor : ayatollah

Copy Editor :

Tolak SE Hate Speech, Dewan Pers Segera Surati Kapolri