Masyarakat Papua Dimohon Tak Berkorban Melindungi Lukas Enembe

7 Oktober 2022, 10:50:57 WIB

JawaPos.com – Kehadiran Gubernur Papua Lukas Enembe dianggap penting untuk memberikan keterangan terkait kasus dugaan korupsi poryek infrastruktur kepada tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sebagai pejabat pemerintah, Lukas dinilai perlu bersikap kooperatif menjalani proses hukum yang menjeratnya.

“Pemerintah adalah wakil Allah dan mempunyai aturan hukum yang jelas untuk diikuti,” kata tokoh pemuda Pegunungan Papua, Akila Wenda kepada wartawan, Jumat (7/10).

Mantan anggota Komite Nasional Papua Barat (KNPB) itu meminta Lukas Enembe kooperatif memberikan keterangan kepada tim penyidik KPK, apabila kesehatannya sudah pulih. “Masyarakat tidak perlu melakukan intervensi terhadap kasus Lukas Enembe,” tegas Akila Wenda.

Dia pun meminta, masyarakat Papua tidak berkorban untuk melindungi Lukas Enembe. Hal ini agar di tanah Cendrawasih dapat tercipta situasi yang aman dan damai.

“Masing-masing daerah adat pasti mempunyai aturan hukum untuk menjaga kedamaian dan kerukunan. Masyarakat tidak boleh melakukan provokasi dan tetap waspada kepada oknum yang menyebarkan informasi hoaks untuk mengganggu stabilitas Papua,” ucapnya.

Terpisah, Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Karyoto menyatakan akan bekerja sama dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Papua untuk memeriksa Gubernur Papua Lukas Enembe sebagai tersangka. “Terkait dengan pemanggilan LE (Lukas Enembe), kami masih dalam fokus pada koordinasi dengan Forkopimda, nanti ada perkembangan situasi dilaporkan, kapan waktu yang tepat,” ujar Karyoto, Rabu (5/10).

Karyoto mengaku masih menunggu dan melihat terkait dengan upaya pemanggilan terhadap Lukas Enembe. Dia tak menampik, Lukas tak lama lagi akan kembali dipanggil oleh lembaga antirasuah sebagai tersangka.

Hal ini lantaran pihaknya harus koordinasi dengan Menkopolhukam untuk langkah lanjutan terkait pemanggilan Lukas. “Masih wait and see, tapi juga tidak lama-lama karena dalam hal ini kita nanti harus koordinasi dengan Menkopolhukam untuk langkah-langkah berikutnya,” tukas Karyoto.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Muhammad Ridwan

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads