JawaPos Radar

Sri Mulyani, Puan Hingga BG Dapat Penghargaan Tertinggi dari Polri

07/08/2018, 12:40 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Sri Mulyani, Puan Hingga BG Dapat Penghargaan Tertinggi dari Polri
Kapolri Jendral Tito Karnavian. (Dok. JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Sejumlah menteri dan kepala lembaga mendapat medali Bintang Bhayangkara dari Polri. Adapun itu adalah penghargaan tertinggi di institusi Kepolisian.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan, ada tujuh orang yang mendapatkan Bintang Bhayangkara. Yakni, Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Mensesneg Pratikno, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Kepala BIN Jenderal Polisi (Purn) Budi Gunawan, Kepala Staf TNI AL Siwi Sukma Adji, dan Kepala Staf TNI AU Marsekal TNI Yuyu Sutisna.

Adapun Menko Puan diberi penghargaan karena banyak bekerja sama menghadapi kelompok-kelompok berideologi terorisme. Kemudian melakukan revolusi mental dengan instansi atau kementrian terkait.

Sedangkan Sri Mulyani diberikan pengharhaan karena dia memberikan ruang viskal yang lebih besar kepada Polri. "Karena beliau menyadari pentingnya sektor keamanan sehingga kita bisa melakukan banyak perbaikan," ujar Tito di Auditorium PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta, Selasa (7/8).

Penghargaan kepada Mensesneg Pratikno diberikan karena dia dinilai sangat proaktif menjembatani permasalahan Kepolisian kepada presiden. "Ini pada saat kemarin beliau membangun jalan tol termasuk Jakarta, Surabaya itu memudahkan operasi bagi Polri untuk mengamankan arus mudik, arus balik," kata dia.

Untuk Menteri Basuki, karena Kementerian PUPR mampu membangun infrastruktur baik tol, bandara, dan pelabuhan. Hal ini katanya mempermudah kerja polisi untuk melakukan pengamanan.

Dengan pembangunan itu juga bisa meningkatkan kesejahteraan rakyat, meningkatkan ekonomi. "Artinya kalau ekonomi meningkat, kesejahteraan meningkat, pelanggran hukum relatif menurun," imbuhnya.

Sementara Kepala BIN Budi Gunawan dianggap banyak berjasa pada Polri mulai dari pembentukan UU Polri, membantu reformasi Polri. "Diantaranya organisasi Polri yang ada ini dibuat pada saat tingtengnya beliau sebagai tokoh utama yang menyusun reorganisasi itu," beber Tito.

Kerja sama dan tukar menukar informasi antara BIN dan Polri dalam rangka menjaga stabilitas kamtibmas juga berjalan dengan baik.

Dua terkahir, penghargaan kepada KSAU dan KSAL diberikan karena kerja sama yang baik dalam penanganan narkoba, penamganan kejahatan di laut, kerjasama pengangkutan di udara.  Termasuk dalam rangka pengangkutan logistik yang tertimpa gempa di Lombok.

"Termasuk peralatan pasukan kita yang dikirmkan 460 orang termasuk nanti tim kesehatanya juga hari ini berangkat," pungkas Tito.

(dna/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up