JawaPos Radar

Anies Dapat Hadiah dari Ulama Ghana, KPK: Sebaiknya Lapor

07/07/2018, 07:30 WIB | Editor: Estu Suryowati
Anies Dapat Hadiah dari Ulama Ghana, KPK: Sebaiknya Lapor
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kanan) bersama Wakil Gubernur Sandiaga Uno (kiri) saat halal bihalal di Balai Kota Jakarta, Kamis (21/6). (Issak Ramadhani/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyarankan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk melaporkan hadiah dari ulama Ghana, Muhammad Harun. Hadiah itu diterimanya saat menghadiri penutupan acara Perempuan Ulama dan Dai se-Asia Tenggara, Afrika dan Eropa.

"Sebaiknya memang dilaporkan. Kemudian kami nanti kalau itu mau dijadikan sebuah milik negara ya itu lebih bagus," kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (6/7).

Saut menuturkan, Anies sepatutnya melaporkan hadiah yang diterimanya itu, sebab ia merupakan penyelenggara negara. Saut pun memastikan, jika ditarik sebagai milik negara, maka barang tersebut akan dijaga dengan semestinya.

Anies Dapat Hadiah dari Ulama Ghana, KPK: Sebaiknya Lapor
Wakil Ketua KPK Saut Situmorang menyarankan Anies Baswedan melaporkan pemberian dari ulama Ghana yang diterimanya, ke KPK. (Sabik Aji Taufan/JawaPos.com)

"Karena itu ada nilai-nilai spiritualnya juga, kami harus hati-hati juga. Kalau itu memang disimpan di satu tempat, kemudian menjadi milik negara itu menjadi lain (persoalannya)," imbuh Saut.

Pada bagian lain, pria yang hobi meniup saxophone itu menyebut ada beberapa kepala daerah yang menerima pemberian dari pemuka agama. Namun, mereka tidak melaporkannya ke KPK.

Sayangnya, Saut enggan membeberkan nama-nama kepala daerah yang menerima pemberian tersebut. Sebelumnya, Anies menghadri pertemuan ulama internasional di Jakarta.

Mantan Mendikbud itu pun mendapatkan hadiah dari seorang pendakwah Ghana bernama Muhammad Harun. Hadiah tersebut berupa sebuah tongkat dengan ukiran harimau di atasnya.

Selain tongkat, Anies juga mendapat kopiah, syal, dan dua kemeja khas Ghana. Anies beralasan pemberian itu bukan untuk dirinya secara pribadi, tapi untuk Gubernur DKI Jakarta.

"Saya akan taruh di Balai Kota semua. Kalau untuk Anies, saya laporkan. Ini buat Gubernur DKI Jakarta. Ini jadi inventaris Pemprov," tukas Anies di Hotel Grand Cempaka, Jakarta, Jumat (6/7).

(rdw/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up