JawaPos Radar

Polri Beberkan Kebobrokan Hidayat si Pelapor Kaesang

07/07/2017, 01:10 WIB | Editor: Mochamad Nur
Polri Beberkan Kebobrokan Hidayat si Pelapor Kaesang
Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto (Dok.JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Nama Muhammad Hidayat melejit setelah kasus dugaan ujaran kebencian yang menyeret Kaesang Pangarep menyeruak. Hidayat adalah pelapor kasus ini ke Polres Metro Bekasi, Jawa Barat.

Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan, dari penelurusan mereka, diketahui bahwa Hidayat adalah tersangka ujaran kebencian terhadap Kapolda Metro Jaya Irjen Mochammad Iriawan.

“Supaya temen-temen tahu Hidayat itu punya riwayat, dia setiap melihat  (dianggap menyimpang) langsung bikin laporan, dia melihat orang yang kurang, langsung laporan jadi dia sudah melaporkan sebanyak  60 orang,” ungkap Setyo di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (6/7).

Dia menekankan, saat ini Hidayat masih berstatus tersangka di Polda Metro Jaya, tapi memang tak ditahan karena ditangguhkan. “Ditangguhkan karena kemanusiaan lah, dia udah tua harusnya dia masih ditahan ini, ini makanya mau diproses lanjut. Dia di luar malah bikin resah seperti itu,” papar Setyo.

Meski begitu, Setyo tak melarang seseorang melakukan laporan meski berstatus tersangka. “Bisa saja, (membuat laporan), tetapi dilihat dulu riwayatnya ini udah 60 dia rata-rata melaporkan pejabat di Bekasi, nanti didatengi, bahwa ini saya sudah laporan loh,” sambung dia.

Adapun tujuan dari pelaporan itu adalah untuk mendapatkan uang. "Nah, ujung-ujungnya ke arah situ (pemerasan),” tegasnya.

Dia juga menegaskan, penyidik telah melakukan gelar perkara initernal dan juga minta minta keterangan ahli. “Hasilnya, ujaran yang disampaikan di videonya Kaesang tidak mengandung unsur (pidana),” terangnya.

Menurut mantan Wakabaintelkam ini, unsur dugaan pidana dari ucapan Kaesang  sangat tipis. “Menurut ahli bahasa kata-kata yang disebut apa itu 'Ndeso', kalau di kampung saya sudah dibilang biasa itu,” tukas dia. (elf/JPG)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up