alexametrics

Penyidik Dalami Pihak Lain yang Pengaruhi Depresi Novia

6 Desember 2021, 13:51:33 WIB

JawaPos.com – Tidak ada pasal tentang pemerkosaan yang dikenakan terhadap Bripda Randy Bagus (RB). Polisi beralasan, belum ditemukan unsur pemerkosaan selama tersangka berpacaran dengan korban, Novia Widyasari Rahayu (NWR).

Kabidhumas Polda Jatim Kombespol Gatot Repli Handoko menjelaskan, pasal pemerkosaan sejauh ini belum bisa diterapkan kepada tersangka. Sebab, bukti yang ditemukan tidak kuat. ’’Yang sudah jelas aborsi. Jadi, dikenakan pasal 348 KUHP,” katanya kemarin (5/12).

Meski banyak beredar informasi di media sosial, menurut Gatot, proses hukum tidak bisa sepenuhnya menjadikannya rujukan. Jika memungkinkan diusut, penyidik akan mendalami. Begitu juga sebaliknya. Termasuk kabar tentang korban yang pernah membuat laporan ke bidang propam.

Dia menyatakan, tim penyidik sudah memeriksa data pengaduan di sejumlah satuan kerja. Hasilnya, tidak ada laporan tersebut. “Baik di Bidpropam Polda Jatim, Polres Mojokerto, maupun Polres Pasuruan. Nggak ada pengaduan itu,” ujarnya. “Dalam kasus ini, korban sebagai saksi kuncinya sudah tidak ada. Mau ditelusuri lebih dalam nggak bisa,” sambung Gatot.

Dilansir dari Radar Mojokerto, Kanitpidum Satreskrim Polres Mojokerto Ipda Selimat menyebutkan bahwa laporan itu baru dalam tahap rencana. Itu pun bukan oleh korban sendiri yang melapor, melainkan dari keluarganya. ”Tadi dicek teman-teman di Pasuruan tidak ada laporan. Cuma rencana mau melapor dia,” jelas Selimat.

Berbeda halnya dengan data awal adanya aborsi. Menurut Gatot, temuan itu bisa ditelusuri tim penyidik. RB mengakui pernah menyuruh korban untuk menggugurkan kandungannya.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : edi/mia/adi/ron/c17/fal

Saksikan video menarik berikut ini:

Close Ads