alexametrics

Kasus Mantan Bos Garuda, Polisi Masih Koordinasi dengan Bea Cukai

6 Desember 2019, 15:43:36 WIB

JawaPos.com – Kasus penyelundupan sepeda motor Harley Davidson dan sepeda Brompton yang melibatkan mantan Direktur Utama Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra atau Ari Askhara didorong untuk dibawa ke ranah pidana. Hal itu disuarakan oleh Indonesia Police Watch (IPW) yang menilai kasus ini layak diproses secara hukum karena Ari sudah melakukan pelanggaran berat.

Menanggapi itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, pihaknya akan terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan Bea Cukai. Sampai saat ini, kasus tersebut masih memjadi ranah Bea Cukai.

“Itu kan masih ditangani oleh Unit Penindakan Bea Cukai. Nanti kita akan coba koordinasi ke sana ya,” kata Yusri saat dihubungi, Jumat (6/12).

Selain itu, Polda Metro Jaya juga akan melakukan komunikasi dengan jajarannya di Polres Bandara Soekarno-Hatta karena peristiwa ini terjadi di wilayah hukum polres yang bersangkutan. Apabila nantinya lanjut ke proses hukum, maka akan ada pelimpahan. “Ya kan nanti ada penyerahannya, nanti kita coba koordinasikan sama Bea Cukai,” tegas Yusri.

Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memberhentikan Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra. Keputusan itu dilakukan setelah terungkapnya bahwa ada komponen Harley Davidson yang diangkut pesawat Airbus A 330-900 Neo adalah milik orang nomor satu di maskapai nasional tersebut.

Editor : Banu Adikara

Reporter : Sabik Aji Taufan


Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Close Ads