JawaPos Radar | Iklan Jitu

Datangi Mabes Polri, Pengawal: 'Allah Bersama Habib Bahar'

06 Desember 2018, 11:54:58 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Datangi Mabes Polri, Pengawal: 'Allah Bersama Habib Bahar'
Habib Bahar bin Smith (Desyinta Nuraini/ JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Habib Bahar bin Smith memenuhi panggilan penyidik Bareskrim Mabes Polri, Gambir, Jakarta, Kamis (6/12). Dia datang sekitar pukul 11.35 WIB. Bahar yang mengenakan gamis putih lengkap dengan peci, sorban, dan kacamata hitam mendapat pengawalan cukup ketat hingga suasana riuh.

Aksi dorong mendorong antara media dan beberapa orang yang mengantarkannya sempat terjadi. Bahar diam seribu bahasa. Dia terus melangkahkan kakinya masuk ke Gedung Bareskrim Polri dengan sesekali tersenyum.

Sejumlah orang yang mengantarkannya terus memberikan semangat dan motivasi terhadap pendiri Majelis Pembela Rasulullah itu. "Semangat Bib. Allah bersama habib. Allahuakbar," teriak seseorang yang terus menjaga langkah Bahar.

Datangi Mabes Polri, Pengawal: 'Allah Bersama Habib Bahar'
Pengawal Habib Bahar bin Smith mengepung Bareskrim Mabes Polri (Desyinta Nuraini/ JawaPos.com)

Sementara itu, puluhan massa dari Front Pembela Islam (FPI) berada di depan pagar Gedung Bareskrim Polri di Kompleks Kementerian Kelautan dan Perikanan. Kedatangan mereka untuk mengawal pemeriksaan Habib Bahar bin Smith oleh penyidik terkait kasus penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo itu.

Dari pantauan JawaPos.com di lokasi, sebagian mereka kompak memakai seragam putih khas LPI. Beberapa dari mereka memakai baju koko dan peci dilengkapi sorban.

Salawat dikumandangkan, sesekali mereka meneriakkan agar kriminalisasi ulama dihentikan. Khususnya terhadap Habib Bahar bin Smith.

Wakil Ketua Advokat Cinta Tanah Air Novel Chaidir Hasan Bamukmin yang mendampingi pemeriksaan Bahar mengatakan bahwa setidaknya ada ribuan massa yang mengawal di depan jalan. "Di depan ada banyak tadi, ada seribuan, kawal," sebutnya di Gedung Bareskrim.

Sementara  Kuasa hukum Habib Bahar dari FPI Sugito Atmo Pawiro mengatakan bahwa setidaknya ada 54 pengacara yang mendampingi Bahar dalam pemerikssan ini. "Ada dari GNPF, TPM, bantuan hukum FPI," kata Sugito.

(dna/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up