alexametrics

Jika Tidak Ada Tersangka Penembak Randi, Kombes Hartoyo Siap Dicopot

6 November 2019, 18:36:40 WIB

JawaPos.com – Aksi unjuk rasa (Unras) menuntut pengungkapan pelaku penembakan Mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) 26 September lalu, kembali digelar, Senin (4/11). Ratusan Mahasiswa turun dengan membawa bendera Forum Mahasiswa Sultra Bersatu (Formasub).

<ereka meminta Polda Sultra segera menetapkan tersangka pelaku penembakan terhadap (Alm) Immawan Randi. Desakan tesebut disampaikan langsung oleh Kordinator Lapangan, Yusuf Bonte. “Kami minta segera ungkap siapa pelakunya. Kami butuh kepastian,” ungkap Yusuf Bonte seperti dilansir Kendari Pos (Jawa Pos Group), Rabu (6/11).

Dalam aksi unjuk rasa yang berjalan damai tersebut, Yusuf Bonte menginginkan Kepolisian segera menerbitkan SPDP (surat pemberitahuan dimulainya penyelidikan) agar pelaku penembakan segerat ditetapkan sebagai tersangka.

Jika tuntutan tersebut tidak dipenuhi, maka Mahasiswa akan terus melakukan unjuk rasa di depan Mapolda Sultra. “Kami ingin keadilan. Segera tetapkan tersangka atas kasus penembakan tersebut,”kata Yusuf Bonte dalam orasinya.

Menyikapi hal tersebut, Direktur Intelkam Polda Sultra, Kombes Pol Hartoyo dan Direktur Ditreskrimum Polda Sultra, Kombes Pol Asep Taufik merespons positif. Tanggapan menarik datang dari Kombes Pol Hartoyo. Ia menjaminkan dirinya. Katanya, dalam waktu tiga hari pelaku penembakan sudah diketahui.

Soal siapa dia? Hartoyo tidak menyebut. Dia hanya memberikan kepastian hukum di hadapan mahasiswa. Bahkan, Hartoyo menegaskan kalau dalam waktu tiga hari ke depan tidak juga ada tersangka maka mantan Kapolres Konawe ini siap dicopot dari jabatannya, dan keluar dari institusi Kepolisian.

“Saya bersedia tidak menempati jabatan apapun, jika dalam waktu tiga hari tidak ada tersangka. Kemudian keluar dari Institusi Polri,” kata Hartoyo, saat membaca pernyataan tertulis dihadapan Mahasiswa.

Editor : Bintang Pradewo



Close Ads