JawaPos Radar

2.357 Koruptor Masih Berstatus PNS, Tetap Terima Gaji Tiap Bulan

06/09/2018, 18:13 WIB | Editor: Dimas Ryandi
Febri KPK
Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyebut ribuan PNS korup itu sebetulnya sudah diblokir oleh BKN sehingga tidak bisanya seseorang untuk naik atau mengisi jabatan apapun. (Dery/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Berdasarkan data Badan Kepegawaian Negara (BKN), tercatat sebanyak 2.357 PNS terpidana korupsi masih terdaftar sebagai pegawai aktif. Bahkan, ribuan Pegawai Negeri Sipil (PNS) itu belum juga diberhentikan secara tidak hormat. 

Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyebut ribuan PNS korup itu sebetulnya sudah diblokir oleh BKN sehingga tidak bisanya seseorang untuk naik atau mengisi jabatan apapun.

"Per hari ini ada 2.357 PNS yang telah divonis bersalah dalam kasus tipikor hingga inkrah telah diblokir seluruhnya oleh BKN," ungkapnya pada awak media, Kamis (6/9).

Mantan aktivis ICW ini juga meminta agar ribuan PNS itu segera diberhentikan dengan tidak hormat agar tidak terus menerus merugikan negara. Sebab, meski datanya telah diblokir, namun anehnya para abdi negara itu tetap menerima gaji karena belum dipecatnya.

"Jadi, sekitar 2.357 PNS yang telah diblokir tersebut masih menerima gaji sepanjang belum diberhentikan oleh PPK (Pejabat Pembina Kepegawaian) masing-masing," imbuhnya.

Karena itu, lanjut Febri, KPK mengingatkan untuk mencegah terjadi kerugian negara yang lebih besar agar para PPK baik di kementerian ataupun kepala daerah segera menindaklanjuti dengan melakukan pemberhentian tidak dengan hormat pada PNS korup itu.

Diketahui sebanyak 2.357 koruptor masih berstatus pegawai negeri sipil. Padahal, perkara mereka sudah berkekuatan hukum tetap. Data tersebut diungkap Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana.

Data itu diperoleh BKN dari penelusuran data di Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM.

(ipp/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up