alexametrics

KPK Jebloskan Eks Caleg PDIP ke Lapas Sukamiskin

6 Juli 2020, 19:49:38 WIB

JawaPos.com – Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) menjebloskan terpidana kasus dugaan suap penetapan Pergantian Antarwaktu (PAW) anggota DPR RI Saeful Bahri ke Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas IA Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat. Eksekusi pidana penjara itu dilakukan setelah putusan pidana satu tahun dan delapan bulan penjara dinyatakan berkekuatan hukum tetap.

“Pada hari Kamis (2/7) Rusdi Amin selaku Jaksa Eksekusi KPK telah melaksanakan putusan atas nama terdakwa Saeful Bahri yang berkekuatan hukum tetap,” kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Senin (6/7).

Juru bicara KPK bidang penindakan ini menuturkan, Saeful akan mendekam di Lapas Sukamiskin selama satu tahun dan delapan bulan penjara, dikurangi masa tahanan sesuai Putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor 18/Pid.Sus-Tpk/2020/PN.Jkt.Pst tertanggal 28 Mei 2020.

Ali menyebut, Saeful juga telah melunasi kewajiban pembayaran denda sebesar Rp 150 juta. Hal ini sebagaimana putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta.

“Pembayaran denda tersebut telah disetorkan ke kas negara pada hari Rabu (1/7) oleh Andry Prihandono selaku Jaksa Eksekusi KPK,” tukas Ali.

Perkara dugaan suap penetapan Pergantian Antarwaktu (PAW) anggota DPR fraksi PDI Perjuangan ini juga menyeret mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan. Wahyu disebut menerima suap sebesar Rp 600 juta dari Kader PDIP Saeful Bahri dan Harun Masiku.

Saeful Bahri terbukti bersama-sama Harun Masiku menyuap Wahyu Setiawan melalui mantan anggota Bawaslu Agustiani Tio Fridelina. Sementara, Wahyu Setiawan dan Agustiani Tio saat ini masih menjalani proses persidangan.

Namun, hingga kini KPK tak kunjung menemukan Harun Masiku. Padahal kasus tersebut menuai polemik panjang agar lembaga antirasuah bisa segera menemukan Harun.

Editor : Kuswandi

Reporter : Muhammad Ridwan



Close Ads