alexametrics

Gerindra Salahkan Jokowi di Kasus Andi Arief, Begini Pembelaan Ma’ruf

6 Maret 2019, 10:46:09 WIB

JawaPos.com – Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 01 Ma’ruf Amin tak sepakat Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyouno menyalahkan Presiden, Joko Widodo (Jokowi) atas kasus narkoba yang menimpa Wasekjen Partai Demokrat, Andi Arief. Bagi Ma’ruf di era Jokowi ini upaya penanggulangan narkoba semakin baik.

Pasalnya, kata dia, sistemnya semakin ketat. Sehingga jika ada yang melanggar hukum akan mudah ditangkap. 

“Saya kira justru ketangkep itu karena sistem kita sudah mulai baik ya. Penggulangan korupsi, penanggulangan narkoba, sehingga mudah bisa ditelisik,” ujar Ma’ruf di Rumah Situbondo Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (6/3).

Ma’ruf menuturkan, pelanggaran hukum merupakan kesalahan perorangan. Sehingga tidak tepat jika menyalahkan pemerintah dalam kasus Andi Arief. 

“Bukan salahnya Pak Jokowi. Salahnya orang itu yang bisa tertangkap, karena sistemnya sudah bagus. Dulu mungkin model kayak begitu tidak akan tertangkap, (sebab) sistemnya tidak seketat yang sekarang,” tegas mantan Rais Aam PBNU itu. 

Sebelumnya, barang bukti bong diamankan oleh pihak kepolisian dari tangan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief. Dia diduga mengonsumsi narkoba berjenis sabu di salah satu hotel di Jakarta Barat.

Wakil Ketua Partai Gerindra Arief Poyuono mengatakan ‎Andi Arief hanyalah korban kegagalan pemerintah Joko Widodo (Jokowi) dalam pemberantasan narkoba di Indonesia.

“Peredaran narkoba sendiri bukannya makin menurun malah makin banyak di era Joko Widodo dan makin mengancam generasi Indonesia,” tukas Arief kepada JawaPos.com, Senin (4/3).

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Sabik Aji Taufan

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads
Gerindra Salahkan Jokowi di Kasus Andi Arief, Begini Pembelaan Ma'ruf