alexametrics

Track Record Andi Arief: Pernah Jadi Stafsus SBY dan Komisaris PT Pos

5 Maret 2019, 08:05:44 WIB

JawaPos.com – Sejak Senin (4/3) nama Andi Arief menjadi perbincangan publik. Dia ditangkap polisi karena menggunakan narkoba di salah satu hotel berbintang di Jakarta.

Di balik itu, sosok Andi Arief tidak asing di kalangan politisi. Nama alumnus UGM itu juga sering menghiasi berbagai media. Sebab, Andi dikenal sering melontarkan statement kontroversial melalui akun Twitter-nya.

Dia pernah menyentil Prabowo Subianto dengan sebutan Jenderal Kardus. Itu terjadi saat penentuan sosok cawapres pendamping Prabowo. Dia kecewa karena Prabowo akhirnya memilih Sandiaga Uno. Namun, belakangan PD tetap mendukung Prabowo-Sandi. Andi pun akhirnya masuk barisan pendukung loyal Prabowo-Sandi.

Nama Andi juga pernah menjadi trending terkait posting-annya di Twitter soal informasi tujuh kontainer surat suara tercoblos di Bea Cukai Tanjung Priok. Gara-gara informasi itu, KPU dan Bawaslu sampai turun tangan untuk memeriksa. Namun, informasi tersebut ternyata tidak benar.

Saat masih mahasiswa, Andi dikenal sebagai aktivis yang rajin mengkritik pemerintah Orde Baru. Bahkan, dia menjadi salah seorang aktivis yang diculik menjelang reformasi.

Di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), nama Andi makin moncer. Andi bahkan dipercaya menjadi salah seorang komisaris di PT Pos Indonesia. Pada 2009, SBY menunjuk Andi sebagai staf khusus presiden bidang bantuan sosial dan bencana. 

Editor : Ilham Safutra

Reporter : (syn/c6/oni)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads
Track Record Andi Arief: Pernah Jadi Stafsus SBY dan Komisaris PT Pos