JawaPos Radar

Dituduh Ambil Kotak Amal, Seorang Pria Ngamuk, Tusuk 4 Orang

05/01/2018, 23:10 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
penusukan
ILUSTRASI (dok.JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Seorang pria melakukan penusukan secara membabi-buta ke sejumlah orang saat melarikan diri dari kejaran warga karena diduga mencuri kotak amal masjid, Jumat (5/1).

Akibat ulah pelaku, 4 korban yang mengalami luka tusuk dan harus dirawat di rumah sakit.

Dari informasi yang diperoleh JawaPos.com, kejadian tersebut bermula ketika adanya seorang yang mencurigakan di Masjid Ibrahim Ngestiharjo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, Jumat (5/1) pagi sekitar pukul 09.15 WIB.

Takmir masjid yang merasa curiga dengan gelagat pelaku, lantas bermaksud menanyakan sejumlah pertanyaan dengan beberapa warga sekitar.

Mereka waktu itu hendak bertanya terkait kebenaran dan keberadaan kotak amal masjid.

Bukannya menjawab, pelaku malah mengeluarkan senjata tajam dan menusuk 4 orang yang akhirnya menjadi korban penusukan.

Mereka adalah Endro Prihatin, 32, warga asal Bantul yang merupakan juru parkir Soto Kadipiro, Bantul. Ia terkena luka tusuk lengan tangan sebelah kiri dan harus mendapat 11 jahitan. Kemudian Arif Budi Santoso, 39, warga Ngestiharjo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul. Ia juga mengalami luka tusuk di paha sebelah kiri.

Korban ketiga atas nama Wahyu Widodo, 41, warga Kasihan, Kabupaten Bantul, luka pada paha kanan karena tusukan. Serta Sukirman, 61, warga Kecamatan Wirobrajan, Kota Yogyakarta mengalami tusukan bagian perut sebelah kiri.

Usai melakukan penusukan, pelaku pun melarikan diri. Namun dari laporan warga, pelaku akhirnya berhasil dikejar dan ditangkap oleh pihak kepolisan Sektor Wirobrajan di sekitar Jembatan Serangan.

Diduga karena terdesak, pelaku melemparkan senjata tajam yang dipergunakan untuk menusuk sejumlah korban ke Sungai Winongo.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Wirobrajan Kompol Endang Sulis Kurniati membenarkan peristiwa tersebut. Namun sejauh ini, pelaku masih bungkam terkait identitasnya.

Saat ditanya terkait dugaan pencurian yang dilakukan oleh pelaku, pihaknya belum mendalami.

“Yang jelas kami menangkap pelaku karena diduga tersangka penusukan. Atas namanya sampai sekarang tidak ngaku. Dia masih bungkam. Sempat diteriaki maling, dikejar anggota saya dan berhasil ditangkap di Jembatan Serangan," ujarnya singkat.

(dho/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up