JawaPos Radar

Alasan Hadiri Bazar dan Bukber, Bamsoet Mangkir dari Panggilan KPK

04/06/2018, 17:29 WIB | Editor: Dimas Ryandi
Bamsoet
Ketua DPR Bambang Soesatyo mangkir dari panggilang KPK. Politisi Golkar yang akrab disapa Bamsoet itu bakal dicecar soal aliran dana korupsi e-KTP. (JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku sudah menerima surat dari Ketua DPR Bambang Soesatyo yang menyatakan tidak bisa memenuhi panggilan pemeriksaan lembaga antirasuah itu. Alasanya bentrok dengan kegiatan bazar dan bukber.

Menanggapi perihal tersebut, Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyatakan akan mempelajari lebih lanjut alasan ketidakhadiran Bamsoet agar bisa diketahui apa masuk dalan kategori alasan yang patut. Sebab, pemanggilan tersebut wajib dijalani oleh saksi.

"Tentu saja surat itu perlu kami baca lebih dahulu, perlu kami pelajari. Apakah alasan ini dikategorikan sebagai alasan yang patut. Karena kita tahu panggilan penyidik yang disampaikan pada saksi seharusnya wajib dihadiri guna memberikan contoh," ungkap Febri di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (6/4).

Lebih lanjut Febri juga menuturkan, KPK akan menjadwalkan ulang pemeriksaan Bamsoet. Namun, untuk waktunya yang lebih pasti akan di-update kembali. "Kita akan jadwalkan lagi karena KPK masih membutuhkan keterangan dari para saksi tersebut," ujarnya.

Untuk diketahui, sebelumnya, lembaga antikorupsi mengaku sudah mengirim surat panggilan pemeriksaan kepada anggota DPR untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus e-KTP selama seminggu ke depan. 

Diketahui, anggota DPR yang sudah menjalani pemeriksaan pada hari ini ialah Melchias Marcus Mekeng, Mirwan Amir, Agun Gunandjar Sudarsa, Khatibul Umam, Arif Wibowo, dan Rindoko Dahono. Hanya Bamsoet yang berhalangan hadir.

Ada dua hal yang memang diklarifikasi yakni terkait aliran dana korupsi e-KTP dan proses penganggaran proyek e-KTP. Saksi-saksi tersebut akan dikonfirmasi terkait salah satu atau dua hal tersebut.

(ce1/ipp/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up