alexametrics

Terbukti Korupsi, Wabup OKU Divonis Delapan Tahun Penjara

4 Mei 2021, 19:58:39 WIB

JawaPos.com–Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Palembang, Sumatera Selatan, memvonis Wakil Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) nonaktif Johan Anuar delapan tahun penjara dan denda Rp 500 juta pada Selasa (4/5). Wagub divonis bersalah dalam perkara korupsi pengadaan tanah kuburan yang merugikan negara Rp 5,7 miliar pada 2013.

Majelis hakim Pengadilan Tipikor Palembang juga mewajibkan terdakwa mengembalikan kerugian negara sebesar Rp 3,2 miliar dengan ketentuan diganti hukuman satu tahun penjara jika tidak mampu ditunaikan. Vonis tersebut hampir sama dengan tuntutan Jaksa KPK yang meminta terdakwa divonis delapan tahun penjara dan didenda Rp 200 juta serta dicabut hak politiknya.

”Juga menjatuhkan hukuman tambahan berupa pencabutan hak politik untuk dipilih dalam jabatan publik selama lima tahun sejak selesai menjalani masa hukuman,” ujar Ketua Majelis Hakim Erma Suharti seperti dilansir dari Antara di Ruang Tipikor PN Palembang, Selasa (4/5).

Majelis hakim menyatakan, Johan Anuar melanggar pasal 2 ayat (1) juncto pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Dalam putusannya, majelis hakim memberi poin pemberat yakni terdakwa tidak mendukung program pemberantasan korupsi, terdakwa berbelit-belit dalam persidangan, dan tidak memberikan contoh baik semasa aktif sebagai anggota DPRD OKU periode 2009–2014.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara

Saksikan video menarik berikut ini:





Close Ads