alexametrics

Praperadilan RJ Lino, Pengacara Pertanyakan Status Penetapan Tersangka

4 Mei 2021, 22:15:16 WIB

Sebelumnya, KPK tak mempermasalahkan, RJ Lino mengajukan upaya praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. KPK meyakini, seluruh proses penyidikan dan penahanan terhadap tersangka dugaan korupsi pengadaan tiga unit Quay Container Crane (QCC) pada PT Pelindo II RJ Lino telah sesuai koridor hukum yang berlaku.

Pelaksana tugas (Plt) Juru Bicara KPK Ali Fikri menyampaikan, pihaknya siap menghadapi gugatan praperadilan yang dilayangkan RJ Lino. Terlebih proses hukum yang dilakukan KPK telah sesuai prosedur.

“KPK tentu siap hadapi permohonan praperadilan dimaksud. Kami yakin bahwa seluruh proses penyidikan maupun penahanan yang kami lakukan telah sesuai mekanisme aturan hukum yang berlaku,” kata Ali dalam keterangannya, Senin (26/4).

Juru bicara KPK bidang penindakan ini menyebut, Tim Biro Hukum KPK bakal segera menyusun jawaban atas gugatan praperadilan tersebut. KPK akan menjawab gugatan dari RJ Lino itu.

“Akan menyampaikannya di depan sidang permohonan praperadilan dimaksud,” ucap Ali.

KPK menduga, RJ Lino dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan tiga unit quay container crane (QCC) di Pelindo II tahun 2010 merugikan keuangan negara sebesar USD 22,828,94. Hal ini setelah memeroleh data dari ahli ITB bahwa Harga Pokok Produksi (HPP) hanya sebesar USD 2.996.123 untuk QCC Palembang, USD 3.356.742 untuk QCC Panjang dan USD 3.314.520 untuk QCC Pontianak.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Muhammad Ridwan

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads