alexametrics

Diserang Kelompok Separatis Teroris, 8 Karyawan Palapa Ring Tewas

4 Maret 2022, 14:05:38 WIB

JawaPos.com – Delapan orang sipil menjadi korban penyerangan kelompok separatis teroris (KST) di Kabupaten Puncak, Papua, Rabu (2/3). Mereka adalah karyawan Palapa Timur Telematika (PTT) yang tengah memperbaiki tower Base Transceiver Station (BTS) 3 Telkomsel di Distrik Beoga.

Kejadian tersebut baru diketahui kemarin (3/3). Itu setelah NS, karyawan yang selamat dari penyerangan KST, melapor ke PTT pusat dan diteruskan ke aparat. ”Terlihat melalui rekaman CCTV tower PTT bahwa salah seorang karyawan PTT yang selamat meminta bantuan penyelamatan di tower BTS 3,” kata Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih Kolonel Infanteri Aqsha Erlangga sebagaimana dilansir dari Cenderawasih Pos.

Hingga tadi malam NS masih berada di lokasi penyerangan. Upaya penjemputan belum bisa dilakukan karena terkendala cuaca. Hari ini (4/3) Kodam XVII/Cenderawasih bersama Polda Papua berencana mengevakuasi NS dan delapan korban tewas. Kedelapan korban adalah Billy, Renal, Bona, Bebi Tabuni, Jamal, Eko, Syahril, dan seorang pria yang biasa dipanggil Pakde. ”Untuk menjangkau TKP (evakuasi, Red), hanya bisa melalui jalur udara,” kata Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2022 Kombespol Ahmad Musthofa Kamal.

Sebenarnya, jelas Kamal, ada pekerja yang juga berada di BTS 4. Pihak perusahaan telah mengevakuasi mereka. ”Untuk BTS 3 belum bisa karena cuaca,” ucapnya. Polres Puncak, lanjut Kamal, telah membentuk tim untuk menuju ke TKP dan membantu proses evakuasi. ”Tim juga melakukan penyelidikan dan penyidikan kasus penyerangan yang menewaskan delapan pekerja itu,” imbuhnya.

Sementara itu, kemarin siang KST menyerang aparat TNI yang bertugas di Pos Koramil Dambet. Pos tersebut dijaga Satuan Tugas (Satgas) Batalyon Infanteri (Yonif) Raider 408/Suhbrastha. ”Jarak dari insiden penembakan terhadap delapan karyawan PTT dengan insiden penembakan hari ini (kemarin, Red) sekitar kurang lebih 15 kilometer,” ungkap Aqsha.

Serangan tersebut dilakukan KST ketika 12 personel di Pos Koramil Dambet melaksanakan patroli dan memperbaiki saluran air. ”Tiba-tiba KST menyerang dan menembaki anggota TNI,” ujar Aqsha.

Editor : Ilham Safutra

Saksikan video menarik berikut ini: