alexametrics

Dua Pegawainya Dianiaya, KPK Tunggu Keseriusan Polri Ungkap Pelakunya

4 Februari 2019, 15:55:51 WIB

JawaPos.com – Dua pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi dikabarkan dikeroyok oleh oknum rombongan pejabat Papua pada Minggu dini hari (3/2) di hotel Borobudur, Jakarta. Atas tindakan pengeroyokan tersebut, wajah kedua pegawai lembaga antirasuah retak pada hidung dan luka sobek pada wajah.

Juru bicara KPK Febri Diansyah menyebut, pemukulan dan penganiayaan begitu disesalkan oleh lembaganya. Sebab, kedua pegawai telah memperlihatkan identitas KPK, namun pemukulan tetap dilakukan terhadap pegawai KPK.

“Tidak diperbolehkan seseorang melakukan tindakan main hakim sendiri apa lagi sudah disampaikan mereka adalah penegak hukum yang sedang bertugas,” ujarnya pada awak media, digedung merah putih KPK, Kuningan Persada, Senin (4/2).

Atas peristiwa tersebut, kata Febri pihaknya sudah melaporkan secara resmi ke Polda Metro Jaya. Kemudian, lanjutnya perkara ini akan ditangani Jatanras.

“Kami percaya PMJ akan menangani ini secara maksimal selain karena pengalaman di tim Krimum tersebut sudah cukup sering terdengar, dalam menemukan pelaku tindak kejahatan sejenis tentu saja, setelah pelaporan,” jelasnya.

Mantan aktivis ICW ini juga menuturkan terhadap kedua pegawai itu sudah dilakukan visum yang hasilnya akan disampaikan oleh pihak Polri.

“Kami punya bukti visual, bisa berupa foto atau bentuk yang lain, mari kita tunggu bersama bagaimana hasil investigasi dari Polri,” tukasnya

“Karena lokasinya kami pandang tidak tersembunyi, ada di sebuah hotel dan saksi yang lain juga banyak. Bukti dari Polri semoga bisa lebih cepat menemukan pelaku itu,” imbuhnya.

Sementara itu, terpisah kata Ketua Dewan Perawakilan Rakyat Papua (DPRP) Yunus Wonda menuturkan, kejadian Minggu dini hari di Hotel Borobudur terjadi karena pihaknya merasa tidak nyaman dintai dan difoto-foto oleh orang yang ternyata penyidik KPK itu.

Rombongannya pun langsung menghampiri dua penyidik KPK itu dan menanyakan soal keperluan memotret rombongannya, termasuk hadir Gubernur Papua Lukas Enembe berkali-kali, saat pihaknya baru saja selesai melakukan pertemuan dengan pihak Kemendagri untuk membahas RAPBD kemarin. Karena, kata dia jadwalnya harus dikonsultasikan lebih dulu.

“Acara sudah selesai dan kami akan pulang. Tapi di loby hotel kami lihat kok ada orang foto-foto terus dan kami curiga jadi langsung kami pegang orang itu dan tanya,” pungkas Yunus sebagaimana dilansir dari Cepos Online (JawaPos grup).

Editor : Kuswandi

Reporter : Intan Piliang



Close Ads
Dua Pegawainya Dianiaya, KPK Tunggu Keseriusan Polri Ungkap Pelakunya