alexametrics

Kasus Ratna Sarumpaet Bisa Timbulkan Konflik Sosial

3 Oktober 2018, 18:44:43 WIB

JawaPos.com – Persoalan dugaan pemukulan yang dihembuskan aktivis Ratna Sarumpaet, Senin (1/10) dinilai tindakan yang blunder. Betapa tidak, nama baik yang sudah diciptakan bertahun-tahun harus rusak karena isu yang beredar tersebut.

Pengamat Sosial dan Politik dari Universitas Sriwijaya (Unsri), Bagindo Togar menyayangkan tindakan tersebut. Ia mengaku tindakan yang diambil Ratna Sarumpaet tersebut tindakan yang sangat berbahaya. Karena, dapat menimbulkan konflik sosial.

Hal ini dapat terlihat di media sosial betapa banyaknya pro dan kontra terhadap persoalan tersebut.

“Sekarang ini elemen pro dan kontra itu semakin keras, tapi malah dia (Ratna) menghembuskan isu tersebut,” katanya saat dihubungi JawaPos.com, Rabu (3/10).

Menurutnya, Ratna Sarumpaet juga harus meminta maaf kepada seluruh pihak diantaranya Prabowo dan seluruh tim karena telah membohongi.

Ia mengaku Prabowo sudah berniat untuk menolong. Namun, pada kenyataannya justru dibohongi. Karena itu, Ratna harus meminta maaf secara langsung agar persoalan ini tidak berkembang.

“Ini wajib dan harus sesegera mungkin karena jika tidak akan terus berkembang dan bertambah parah,” ujarnya. Disinggung soal reputasi Prabowo, ia mengaku sedikit besarnya berpengaruh.

Namun, menurutnya hal ini masih dapat diperbaiki. “Waktunya masih panjang, jadi masih ada waktu untuk memperbaiki nama baik dan menarik simpati masyarakat,” tutupnya.

Seperti diketahui, Ratna Sarumpaet mengaku telah menjadi korban pemukulan di Bandung. Hal ini kemudian, diselidiki oleh kepolisian hingga akhirnya terbbukti bahwa informasi tersebut tidak benar alias hoax.

Pembuktian tersebut akhirnya membuat Ratna Sarumpaet mengaku jika informasi yang dihembuskan tersebut tidak benar. Bahkan, dirinya pun meminta maaf atas informasi tersebut.

Editor : Yusuf Asyari

Reporter : (lim/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads
Kasus Ratna Sarumpaet Bisa Timbulkan Konflik Sosial