alexametrics

KPK Amankan 5 Koper di Rumah Bupati Probolinggo, 1 Diduga Berisi Uang

3 September 2021, 13:20:20 WIB

JawaPos.com – Tiga hari setelah operasi tangkap tangan (OTT), tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali datang ke Probolinggo kemarin (2/9). Mereka menggeledah beberapa lokasi. Di antaranya adalah rumah pribadi Bupati (nonaktif) Probolinggo Puput Tantriana Sari.

Penggeledahan rumah pribadi Tantri (sapaan Puput Tantriana Sari) di Jalan A. Yani, Kota Probolinggo, itu terhitung paling lama.

Tim datang sekitar pukul 11.00 dan baru keluar pukul 19.27. Pantauan Jawa Pos Radar Bromo, kedatangan tim KPK dikawal anggota Sabhara Polres Probolinggo. Ada delapan penyidik KPK yang datang dengan menggunakan lima mobil Toyota Innova Reborn warna hitam.

Selama penggeledahan yang berlangsung tertutup untuk wartawan tersebut, tim KPK ditemani dua ajudan bupati, yaitu Pitra Jaya Kusuma dan Faisal Rahman. Keduanya sempat diamankan saat OTT bersama delapan orang lain pada Senin (30/8) dini hari. Namun, mereka tidak ditetapkan sebagai tersangka dan diperbolehkan pulang.

Setelah tiga jam menggeledah, tim KPK diduga menemukan uang tunai dalam jumlah banyak di rumah Tantri. Indikasinya, tim sampai harus mendatangkan mesin penghitung uang ke rumah itu kemarin. Sekitar pukul 14.00 petugas Polres Probolinggo yang mengenakan seragam warna biru datang membawa mesin penghitung uang. Sekitar pukul 17.50 sebagian anggota tim KPK terlihat keluar dari rumah Tantri dengan membawa koper yang diduga berisi uang tunai. Sebagian lagi meneruskan penggeledahan di rumah tersebut.

Selain menggeledah rumah Tantri, tim KPK yang lain mendatangi Pendapa Kabupaten Probolinggo. Tim melakukan penggeledahan mulai pukul 13.30 sampai 15.30. Penggeledahan baru dilakukan siang. Sebab, hari itu Plt Bupati Probolinggo Timbul Prihanjoko memimpin rapat koordinasi dengan deputi pencegahan KPK secara virtual.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : mas/ar/hn/tyo/c9/c17/oni

Saksikan video menarik berikut ini:

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Close Ads