JawaPos Radar

Tragis! Hasil Otopsi Keluar, Ini Penyebab Brigpol Sinton Tewas

03/07/2018, 11:58 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Tragis! Hasil Otopsi Keluar, Ini Penyebab Brigpol Sinton Tewas
Kapolri Jendral Tito Karnavian. (Desyinta Nuraini/ JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Brigpol Sinton Kabarek, anggota Sabhara Polres Puncak Jaya meninggal karena saluran napas yang tersumbat lumpur. Hal itu diketahui dari hasil otopsi Tim Disaster Victims Identification (DVI).

"Banyak ditemukan lumpur di saluran pernapasan. Sehingga meninggalnya karena buntunya saluran pernapasan," ujar Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Selasa (3/7).

Selain itu, ditemukan luka tembak di bagian kaki Sinton. "Kena luka tembak di kaki dari hasil otopsi," imbuhnya.

Adapun penembakan, kata Tito, terjadi ketika kapal cepat pembawa logistik Pilkada yang ditumpangi Kepala Distrik Torere, dua anggota Polri, dan seorang pendeta itu merapat di tepi Sungai Mamberamo. "Ada bapak-bapak menawarkan sayur saat mereka merapat (lalu) ditembak," ungkapnya.

Tadinya, Sinton direncanakan akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata. "Tapi ditolak keluarga karena akan dikuburkan di tempat yang dekat dengan keluarga dan pemakaman dipimpin Pak Boy," kata Tito.

Sejauh ini, pencarian terhadap satu anggota polisi, Ipda Jesayas H. Nusi dan seorang pendeta yang hilang masih terus dilakukan. Salah satunya dengan menyisir Sungai Mamberamo.

Pihaknya juga terus memburu kelompok yang melakukan penyerangan. "Kita masih mencari kelompoknya apakah ada kaitan dengan Papua. Di pegunungan itu ada kelompok-kelompok dipakai kelompok politik untuk kepentingan Pilkada," pungkas Tito Karnavian.

Sebelumnya, Brigpol Sinton hilang bersama rekannya, Ipda Jesayas H. Nusi, dan seorang pendeta saat membawa kembali logistik Pilkada di daerah Torere, Rabu (27/6).

Kapal cepat yang ditumpanginya ditembaki Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dari sisi sungai. Dalam insiden tersebut, Kepala Distrik Torere Obaja Froaro juga tewas.

(dna/ce1/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up