alexametrics

Edy Mulyadi Jadi Tersangka dan Ditahan, Kompolnas Bilang Begini

3 Februari 2022, 15:29:02 WIB

JawaPos.com – Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) angkat suara terkait penetapan tersangka kepada Edy Mulyadi. Kompolnas berharap kasus ini bisa memberikan pelajaran buat masyarakat.

“Kasus ini dapat menjadi efek jera pada yang bersangkutan serta orang-orang lain agar dalam mengemukakan pendapat tidak menimbulkan perpecahan,” kata Komisioner Kompolnas, Poengky Indarti saat dihubungi, Kamis (3/2).

Kompolnas meminta Edy Mulyadi untuk bersikap kooperatif dalam kasus tersebut. Kompolnas menyakini penyidik memiliki pertimbangan tersendiri sebelum memutuskan menetapkan Edy sebagai tersangka dan langsung menahan.

“Kompolnas mendukung penyidikan terhadap saudara EM dilakukan secara profesional, transparan dan akuntabel dengan bantuan scientific crime investigation sehingga hasilnya valid. Kami juga berharap yang bersangkutan kooperatif dan proses hukum,” jelas Poengky.

Diketahui, Bareskrim Polri resmi menetapkan Edy Mulyadi sebagai tersangka kasus dugaan ujaran kebencian. Keputusan ini diambil usai penyidik melakukan gelar perkara.

“Hasil dari gelar perkara, EM ditetapkan sebagai tersangka atas ujaran kebencian bermuatan,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Senin (31/1).

Ramadhan menjelaskan, penetapan tersangka juga dilakukan usai penyidik memeriksa Edy sebagai saksi sejak siang tadi. Seiring dengan naiknya status hukum tersebut, penyidik memutuskan langsung mengenakan penahanan kepada Edy. “Penahanan di Rutan Bareskrim Polri,” imbuh Ramadhan.

Kasus ini bermula dari beredarnya video kontroversi yang dibuat oleh Edy Mulyadi. Dia menyatakan dalam video tersebut jika Kalimantan menjadi tempat jin membuang anak.

Video tersebut kemudian menuai banyak hujatan dari warga. Tokoh Adat Dayak Balkkpapan juga turut ambil sikap atas pernyataan Edy. Mereka menganggap jika pernyataan itu telah menyakiti masyarakat Kalimantan.

Usai menjadi kontroversi, Edy akhirnya menyatakan permintaan maaf secara terbuka kepada publik. Dia berdalih kalimat tempat membuang jin memiliki diksi untuk menggambarkan tempat yang jauh.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Sabik Aji Taufan

Saksikan video menarik berikut ini: