alexametrics

Buru Kelompok Ali Kalora, Kapolda Diperintahkan Berkantor di Poso

2 Desember 2020, 12:43:14 WIB

JawaPos.com – Kapolri Jenderal Pol Idham Azis menyikapi serius penyerangan yang dilakukan oleh kelompok teroris Mujahid Indonesia Timur (MIT). Dia bahkan memerintahkan Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol Abdul Rakhman Baso berkantor sementara di Poso selama proses pengejaran para pelaku.

“Perintah Kapolri hari Selasa 1 Desember 2020, Kapolda Sulteng berkantor di Poso,” kata Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Argo Yuwono kepada wartawan, Rabu (2/11).

Argo menyampaikan, Kapolda akan didukung oleh tim terbaik dari Bareskrim Polri. Dan didukung oleh TNI. Kapolda diperintahkan untuk segera menangka para pelaku teror. “Dibackup tim tebaik Bareskrim Polri,” jelas Argo.

Diberiyakan sebelumnya, kelompok teroris Mujahid Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora diduga telah melakukan pembantaian terhadap sebuah keluarga di Pegunungan Kebun, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, pada Jumat (27/11) sekitar pukul 13.00 WITA. Dua orang dinyatakan tewas dalam peristiwa ini.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengatakan, peristiwa ini pertama kali dilaporkan oleh Aco, warga Lembon Tongoa, Kabupaten Sigi. Aco mendapat informasi tersebut dari Ulin, salah satu anggota keluarga yang dibantai kelompok MIT.

Saat itu Ulin mengatakan jika ayahnya, Yasa dan suaminya, Pino menjadi korban pembunuhan kelompok MIT. Beberapa orang yang diduga kelompok MIT itu mendatangi rumah Ulin di Pegunungan Kebun sekitar pukul 09.00 WITA.

“Beberapa OTK tersebut saat itu menyandera keluarganya dan terlihat telah melakukan pembunuhan terhadap Yase dan Pino,” kata Argo kepada wartawan, Sabtu (28/11).

Berdasarkan keterangan Ulin, ayah dan suaminya tewas dengan cara dipenggal kepalanya. Sedangkan ibunya terlihat hanya terluka namun masih hidup. Ulin kemudian lari menyelamatkan diri ke Desa Lembontongoa dan menyampaikan kejadian tersebut kepada saksi Aco.

Dalam peristiwa ini, 4 orang dipastikan meninggal dunia secara mengenaskan. Sedangkan 7 rumah dibakar oleh para pelaku yang diduga berjumlah 10 orang.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Sabik Aji Taufan


Close Ads